Kembali Kepada Tuhan

“Sekalipun Aku ini telah memberi kepadamu gigi yang tidak disentuh makanan di segala kotamu dan kekurangan roti di segala tempat kediamanmu, namun kamu tidak berbalik kepada-Ku,” demikianlah firman Tuhan” (Amos 4 : 6)

 Kembali Kepada Tuhan

          Ketika kita mempelajari kitab Amos, maka kita akan menemukan beberapa frasa yang tak terlupakan: “Berjalankah dua orang bersama-sama, jika mereka belum berjanji?” (3:3). “Bersiaplah untuk bertemu dengan Allahmu” (4:12). “Tetapi biarlah keadilan bergulung-gulung seperti air” (5:24).  Namun, frasa yang paling sering disebutkan dalam Kitab Amos disebutkan lima kali di dalam pasal 4.  Berulang kali Tuhan berbicara mengenai semua hal yang telah dilakukan-Nya untuk menghukum umat-Nya yang suka melawan dan mau menang sendiri, kemudian membawa mereka kembali kepada-Nya. Respons terhadap setiap kasus selalu sama: “‘Kamu tidak berbalik kepada-Ku,’ demikianlah firman Tuhan” (Amos 4:6, 8-11).

Saat kita membaca dan heran dengan kekerasan hati umat Israel, kita juga harus bertanya apakah hal yang sama juga terjadi pada kita. Kita sudah merasa bahwa Tuhan berusaha mendapatkan perhatian kita, bagaimana kita merespons-Nya?

Nubuat Amos terdiri dari peringatan atas penghakiman, penawanan, dan penghancuran. Kendati demikian, tersedia panggilan untuk bertobat dan janji pemulihan: “Carilah yang baik dan jangan yang jahat, supaya kamu hidup; dengan demikian Tuhan, Allah semesta alam, akan menyertai kamu” (5:14).

Kitab Amos memiliki banyak frasa yang mudah diingat, tetapi seharusnya kita tidak pernah melupakan undangan Allah bagi semua orang yang menjauh dari-Nya: “Kembalilah pada-Ku!”.  Jika Anda belum kembali, maka kembalilah sekarang juga.

 

Pertobatan sejati berarti berbalik dari jalan yang salah

dan kembali ke jalan yang benar. 

Artikel oleh: October 11, 2013   Kategori : Biblical Devotion (Renungan Alkitabiah), Biblical Devotion from Amos (Renungan Alkitab dari Kitab Amos)  Sebarkan 

Tulis Komentar Anda