Ditangan Yesus

Di tangan Yesus

“Murid-murid-Nya menjawab: “Bagaimana di tempat yang sunyi ini orang dapat memberi mereka roti sampai kenyang?” 

(Markus 8 : 4)

 

Yesus meminta para murid untuk menunjukkan kepedulian bagi orang banyak yang mengikuti-Nya hingga kelaparan. Yesus tidak tega membiarkan mereka pergi dalam keadaan lapar.  Karena itu, para murid harus memberi mereka makan. Melihat jumlah orang yang begitu banyak, para murid mau lepas dari tanggung jawab. Mereka hanya memiliki tujuh roti dan beberapa ikan yang mungkin hanya cukup untuk bekal mereka sendiri dan bukan untuk orang banyak.  Mana mungkin dengan tujuh roti dapat memberi makan bagi empat ribu orang? Sungguh sesuatu yang mustahil.

Pertanyaan yang sama dikemukakan juga oleh para murid yaitu bagaimana di tempat yang sunyi ini orang dapat memberi mereka roti sampai kenyang? Tetapi Yesus dengan tegas bahwa orang banyak itu harus diberi makan (ayat 2 – 3).  Yesus kemudian mengambil prakarsa dengan tujuh roti itu. Yesus mengucap syukur, memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada orang banyak itu. Bahkan masih sisa tujuh bakul roti. Kalau lima roti dan dua ekor ikan dimakan 5000 laki-laki serta sisa 12 bakul adalah menunjuk pada bangsa Yahudi maka tujuh roti tanpa ikan dimakan 4000 orang serta sisa 7 bakul adalah menunjuk pada bangsa-bangsa non Yahudi.

Banyak orang mengeluh begini: terlalu sedikit, kurang, tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup.   Jika melihat jejak-jejak hidup kita, kita melihat betapa kita kerapkali berada dalam kekuatiran bahkan, manakala keadaan menuntut kita untuk merelakan apa yang kita miliki bagi kebutuhan sesama. Kita selalu berpikir sebelum mengulurkan tangan kepada yang membutuhkan: “Kalau saya memberikan apa yang saya miliki ini, lalu apa yang saya miliki besok sebagai jaminan hidup saya?”  Hari ini Tuhan Yesus meminta kita untuk menunjukkan iman kepada Tuhan serta kepedulian kepada orang lain yang membutuhkan tanpa berpikir panjang.  Teladan dari murid Yesus, bahwa di tengah kekuatiran mereka, mereka menyerahkan apa yang mereka miliki untuk diubah oleh Yesus menjadi sesuatu yang berarti bagi orang lain.

 

Ditangan Yesus, sekecil apapun yang kita berikan akan diubah kan menjadi sesuatu yang berarti bagi mereka yang membutuhkan. 

 

Artikel oleh: July 26, 2014   Kategori : Biblical Devotion (Renungan Alkitabiah), Biblical Devotion from Mark (Renungan Alkitab dari Kitab Markus)  Sebarkan 

Tulis Komentar Anda