Junjunglah Kebenaran!

Bacaan Alkitab: Ester 3: 1 – 15

“Ketika Haman melihat, bahwa Mordekhai tidak berlutut dan sujud kepadanya, maka sangat panaslah hati Haman”. (Ester 3 : 5)

Mengapa Haman membenci dan ingin membinasakan seluruh bangsa Yahudi di kerajaan Persia?  Dalam pasal 3 : 1, Haman disebut sebagai orang Agag. Menurut Yosefus, seorang ahli sejarah Yahudi, Haman adalah keturunan Agag, raja Amalek (1 Samuel 15:8). Bangsa Amalek bersikap memusuhi terhadap bangsa Israel yang sedang berjalan menuju ke Tanah Perjanjian (Keluaran 17 : 8-16), sehingga Tuhan memerintahkan agar bangsa Israel menghabisi bangsa Amalek (Ulangan 25:17-19).  Mordekhai menolak untuk bersujud di depan Haman karena ia mengenali Haman sebagai musuh bangsanya. Itulah sebabnya mengapa Haman bukan hanya ingin membunuh Mordekhai saja, tetapi juga seluruh bangsa Yahudi.

Mordekhai adalah orang Yahudi dan jalan hidupnya hanya sesuai dengan nilai-nilai agama Yahudi. Salah satu larangan mereka adalah tidak boleh sujud untuk menyembah kepada siapa pun, kecuali kepada TUHAN. Hal itu telah menjadi karakter Mordekhai. Itulah sebabnya, ketika Haman ingin agar Mordekhai sujud menyembah dia, maka Mordekhai menolak.

Karisma bisa mengangkat seseorang untuk duduk di puncak, namun karakter mempertahankan posisi seseorang untuk tetap di puncak. Dari manakah karakter seseorang dibangun?  Karakter dibangun dari nilai-nilai yang dianut oleh orang tersebut selama hidupnya. Meskipun hidup sebagai tawanan dan nyawanya terancam, Mordekhai tetapi hidup sesuai nilai-nilai warisan orang tuanya, yakni Taurat TUHAN. Pendiriannya kepada TAURAT tak tergeserkan oleh apapun juga, termasuk ancaman kehilangan nyawa sekalipun.  Bagaimana dengan Anda saat ini? Apakah nilai-nilai kebenaran dalam diri Anda sudah luntur karena tekanan?

Tetaplah berpegang penuh dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebenaran Firman Tuhan, sekalipun Anda berada ditengah tekanan dan kesukaran.  Sebab hanya mereka yang bertahan pada kebenaranlah yang menikmati limpahan kasih dan kebesaran Tuhan.

Orang yang berpegang teguh pada kebenaran, pasti akan diberkati dan ditinggikan-Nya.

Artikel oleh: June 26, 2012   Kategori : Biblical Devotion from Esther (Renungan Alkitabiah dari Kitab Ester)  Sebarkan 

Tulis Komentar Anda