Iman Itu Penting

Milikilah Iman

“Dan itupun adalah perkara ringan di mata TUHAN; juga orang Moab akan diserahkan-Nya ke dalam tanganmu” (2 Raja-Raja 3 : 18)

 

Ketika Yoram dan Yosafat raja Yehuda menghadapi kesulitan ditengah perjalanan mereka, yaitu kehabisan persediaan air sehingga mereka hampir mati kehausan, maka mencari petunjuk kepada nabi Elisa.  Sekalipun Elisa memandang rendah kepada Yoram yang tidak layak secara rohani karena masih meneruskan penyembahan berhala, akan tetapi demi Yosafat, raja yang takut akan Tuhan itu, maka Elisa pun bersedia menolong mereka.

Keesokkan paginya, Allah secara ajaib mengisi parit-parit yang mereka gali itu dengan air sehingga mereka dan para tentara serta ternaknya dapat minum dengan puas.  Bahkan pada saat yang sama orang-orang Moab merasa kebingungan sehingga dengan mudah dikalahkan.   Hanya dengan strategi yang mengerikan dari Mesa, raja Moab, dimana di depan umum ia mempersembahkan anaknya sebagai korban bakaran, yang seharusnya menjadi pengganti dirinya kelak, maka ia dapat luput dari kebinasaan.  Tindakan Mesa itu begitu mengerikan dan memuakkan sehingga menghentikan pertempuran pada waktu itu.  Pelajaran penting yang dapat kita petik dari peristiwa ini, bahwa:

Pertama, Hanya Allah satu-satunya sumber pertolongan bagi orang percaya.  Bantuan Yehuda dan Edom tidak menyelesaikan masalah, tetapi menghasilkan masalah yang baru (ay 9).  Untung saja mereka (khususnya Yosafat) ingat kepada Tuhan, dan meminta bantuan kepada Elisa sebagai nabi Allah.  Ketika Saudara menghadapi masalah yang sukar, jangan langsung lari kepada manusia tetapi datanglah kepada Tuhan.  Terkadang kita lebih percaya kepada manusia daripada Tuhan.  Kita menyangka bahwa ketika kita dalam kesukaran dan butuh pertolongan, maka orang yang kaya ataupun berpangkat dapat menolong kita. Tetapi pada kenyataannya, kita sering mengalami kekecewaan karena apa yang kita harapkan tidak sesuai dengan kenyataan.

Kedua, Iman satu orang dapat mengubah sesuatu.  Dalam cerita ini kita melihat bahwa Elisa menghargai iman Yosafat sehingga Allah berkenan memberikan pertolongan kepada mereka.  Seperti itulah hati Allah kepada kita; dimana Allah memperhitungkan iman satu orang diantara orang-orang yang tak beriman.  Allah akan mengerjakan mujizat dalam keluargamu, komunitasmu, pekerjaanmu, gerejamu, bahkan dalam dunia ini, ketika Dia mendapati iman yang sungguh dalam dirimu ataupun beberapa orang, diantara banyak orang disekitarmu!

 

Allah menghargai iman Saudara sekalipun Saudara sendirian dan bukan mayoritas. 

Artikel oleh: December 10, 2014   Kategori : Biblical Devotion (Renungan Alkitabiah), Biblical Devotion from 2 Kings (Renungan Alkitabiah dari Kitab 2 Raja-Raja)  Sebarkan 

Tulis Komentar Anda