Ikuti AturNya!

Ikuti Aturan-Nya

“Maka janganlah najiskan negeri tempat kedudukanmu, yang di tengah-tengahnya Aku diam, sebab Aku, Tuhan, diam di tengah-tengah orang Israel.” (Bilangan 35:34)

 

Sebagai umat pilihan Tuhan, Israel dipanggil untuk mempunyai cara hidup yang berbeda dengan bangsa lain di sekitar mereka, karena Tuhan ada di tengah-tengah mereka (ay. 34). Karenanya, tidak heran Tuhan memberikan banyak peraturan serta ketetapan dalam kehidupan mereka, termasuk kota perlindungan yang berkaitan dengan masalah pembunuhan yang tidak disengaja.

Kota perlindungan dikhususkan untuk mereka yang tanpa sengaja telah membunuh orang lain, untuk melarikan diri dan berlindung di sana. Sedangkan keluarga korban yang dibunuh tidak boleh mencari dia di sana untuk balas dendam. Kemudian rapat umat diadakan untuk menentukan apakah memang pembunuhan itu akibat ketidaksengajaan ataukah karena kesengajaan. Jikalau benar terjadi karena ketidaksengajaan, maka si pembunuh dikembalikan lagi ke kota perlindungan untuk tinggal di sana sampai imam besar meninggal. Barulah setelah itu, dia diperbolehkan kembali ke tempat tinggalnya. Pihak yang melakukan pembunuhan tanpa disengaja dan pihak yang menjadi korban tidak diperbolehkan berlaku sewenang-wenang.

Mengapa ada peraturan ini? Bagi si pembunuh, ketetapan ini diberikan untuk menghindarkan dia dari ketidakadilan atau pembalasan dendam yang membabi-buta dari pihak keluarga korban. Sedangkan bagi pihak keluarga korban, ketetapan ini menghindarkan mereka dari bertindak sesuka hati membalas dendam, yang justru membuat mereka berdosa di hadapan Tuhan. Masing-masing pihak harus dengan setia menghadapi dan menyelesaikan permasalahan ini di bawah ketetapan Tuhan yang adil. Jika dilanggar, maka mereka menajiskan negeri tempat tinggal mereka. Itu berarti mereka mengabaikan Tuhan yang hadir di tengah-tengah mereka.

Demikian juga dengan kita saat ini.  Tuhan ingin kita bertindak seturut dengan kehendak-Nya, tidak bertindak sesuka hati kita demi memuaskan hawa nafsu semata. Dengan demikian kita menyaksikan Tuhan melalui hidup kita, sehingga Tuhan makin dipermuliakan.

 

Jangan berlaku semena-mena seperti yang dibiasakan oleh orang yang tidak mengenal Tuhan.  Taatilah aturan Tuhan, maka kita selamat!

 

Artikel oleh: February 22, 2015   Kategori : Biblical Devotion (Renungan Alkitabiah), Biblical Devotion from Number (Renungan Alkitab dari Kitab Bilangan)  Sebarkan 

Tulis Komentar Anda