Pdt. Jeanet dan pdt. John Saren di Hong Kong

a-302

Pdt. John &  Pdt. Jeanet Saren bersama sebagian tim rekaman mereka “the Blossom”. Mereka mengadakan kebaktian utama di 2 tempat: 3/F Professional Building, 19 Tung Lo Wan Rd., Causeway Bay dan gedung ICA Hong Kong.

Jika anda ada di tengah-tengah pelayanan mereka, ‘beat jantung‘ pelayanan anda akan dipercepat dan anda akan menemukan realita pelayanan yang mengesankan di Hong Kong. Dibantu sejumlah tim pelayanan mereka, Pdt. Jeanet dan pdt. John Saren memimpin pelayanan berbahasa Indonesia yang agresif dan sangat mengena bagi orang-orang yang mereka layani. Mereka telah memulai dari sekitar 5 orang yang mereka layani, mereka tidak berhenti ‘membangun’ pelayanan mereka dengan kesungguhan dan pengorbanan sampai sekitar 400 orang lebih bergabung menjadi jemaat mereka.

a-2

Dengan kondisi Hong Kong yang tidak mudah, 7 juta penduduk yang sebagian terbesar beragama Buddha, termasuk kota termahal bagi ex-patriat, 100 ribu Tenaga Kerja Indonesia, 8 gereja berbahasa Indonesia dari berbagai denominasi, dengan sekitar 40 gereja GSJA Hongkong yang didirikan oleh misionaris dari Canada, Australia, Amerika dan Lokal, Pdt. Jeanet dan pdt. John Saren ‘menyodorkan’ alternatif penjangkauan mereka yang terhilang khususnya mereka yang berbahasa Indonesia.

a-3

Dalam perjalanan pelayanan mereka – melatih orang-orang untuk melayani dalam berbagai bidang seperti keyboard, tamborin, perkusi, dsb. dilakukan sendiri dengan susah payah untuk mempercepat tampilan ‘full-blown’ ministry mereka di Hong Kong. Usaha pelayanan mereka telah menghasilkan anak-anak Tuhan yang berdedikasi, setia, dan mengasihi Tuhan. Mereka memberikan landasan pelayanan yang sangat baik bagi mereka yang mereka layani sehingga anda akan melihat mereka semua menyembah Tuhan dengan martabat dan harga diri yang luar biasa. Mereka berhasil menanamkan kebanggaan menjadi anak Tuhan kebangggan dan sukacita mengikut Tuhan Yesus.

a-4

Pelayanan mereka di Hong Kong tergabung dalam International Christian Assembly (ICA – pelayanan berbahasa Inggris yang dibuka oleh misionaris GSJA Amerika). ICA Hong Kong kini dipimpin oleh Ps. Edmound Teo asal Malaysia dengan multi bahasa dalam kebaktian mereka. Kini kebaktian bahasa Indonesia dibawah pelayanan Pdt. Jeanet dan Pdt. John Saren dapat dikatakan sebagai pelayanan berbahasa Indonesia terkuat di Hong Kong. Orang tidak dapat membicarakan pelayanan berbahasa Indonesia tanpa menyinggung nama mereka di sana. Mereka dianugerahi 400 orang yang tergabung dalam pelayanan mereka baik TKI maupun profesional yang telah menetap maupun mereka yang sementara tinggal di Hong Kong.

Kini mereka telah mengembangkan pelayanan berbahasa Indonesia di Macau. Mereka sedang merancang untuk menjangkau Taiwan dan beberapa negara lainnya untuk menyelamatkan jiwa-jiwa yang terhilang – mereka yang berbahasa Indonesia.

Mereka membuat gebrakan-gebrakan pelayanan yang mengesankan dan patut diperhitungkan baik berupa KKR, penjangkauan langsung, radio, Sekolah Alkitab Singkat, pelayanan pelepasan, SMS kounseling, dsb.

a-1

Kekuatan beban dan visinya telah membuatnya bersama suaminya terus mengembangkan pelayanan yang sangat signifikan untuk membangun sebuah ‘peradaban baru’ di mana ‘the simplest does not mean the weakest!’. Mereka berhasil mengubah citra diri sebagian terbesar orang yang tergabung dalam pelayanan ICA berbahasa Indonesia menjadi partner Allah dalam pelayanan yang kuat dan menyenangkan.

a-11

a-21

a-12

a-5

Artikel oleh: November 2, 2009  Tags:   Kategori : Artikel  Sebarkan 

Satu komentar

  1. friska dewi - November 2, 2009

    Makasih Pak Budi buat pelayanannya selama di HK..topik-topiknya sederhana tapi tidak mudah untuk dilakukan dalam kehidupan sehari-hari,yg lagi home group..serius amat tuh..untung gak dicantumin yg lagi nangis he he he

    Revival,
    friska

Tulis Komentar Anda