Masih Ada Harapan

Hope

“Biarpun segala bangsa berjalan masing-masing demi nama allahnya, tetapi kita akan berjalan demi nama Tuhan Allah kita untuk selamanya dan seterusnya” (Mikha 4 : 5)

 

Di tengah kepedihan hidup sebagai rakyat dengan aparat pemerintahan dan pemimpin rohani yang bermental bobrok, Mikha menubuatkan penghiburan dari Tuhan: Mesias akan datang!  Saat Mesias memerintah, tidak akan ada lagi perang (ayat 3). Pada saat itu, akan banyak orang yang datang ke Yerusalem untuk mempelajari jalan Tuhan melalui Israel (ayat 2). Israel akan menggenapi fungsinya sebagai kerajaan imam dengan menjadi perantara antara Allah dengan umat manusia (band. Kel. 19:6). Orang-orang nonYahudi akan mematuhi kehendak-Nya, tidak seperti orang-orang Yahudi pada zaman Mikha. Tuhan akan menjadi Hakim atas bangsa-bangsa besar (ayat 3). Sementara orang-orang Yahudi sezaman Mikha tidak bersedia mendengar Tuhan mengatur apa yang mereka boleh lakukan atau tidak. Pada masa itu, bangsa-bangsa akan menjadikan senjata mereka sebagai perlengkapan pertanian yang dapat menunjang kehidupan. Sebab mereka tidak akan terlibat dalam peperangan lagi. Kedamaian akan melanda dunia.

Bila dibandingkan dengan situasi sebelumnya, sulit dipercaya bila kondisi semacam itu akan terjadi. Sebab itu Mikha menyatakan bahwa semua itu dijanjikan oleh Allah, bukan dia. Di zaman Mikha, orang non Yahudi dan orang Yahudi sendiri menyembah banyak Allah, tetapi di masa itu mereka semua akan mengikuti Allah. Memerhatikan semua janji-janji itu, Mikha mendorong Israel memunculkan komitmen untuk berjalan di jalan Allah dan bukan yang lain (ayat 5).

Memang sulit untuk memercayai bahwa ada harapan di tengah situasi dunia yang semakin buruk. Ancaman pemanasan global, persediaan minyak dunia yang semakin menipis, peperangan yang tak kunjung selesai, dan sebagainya. Namun Allah memiliki rencana atas masa depan dunia. Maka sebagai pengikut Kristus, kita harus mengikuti pimpinan Tuhan dalam setiap masa sulit. Ini berarti, kita tidak perlu takut bahwa dunia ini akan tidak terkontrol.

 

Apapun yang kita alami, ingatlah bahwa tak ada satupun yang dapat menggagalkan rancangan Allah bagi dunia ini.

Artikel oleh: November 5, 2015   Kategori : Biblical Devotion (Renungan Alkitabiah), Biblical Devotion from Micah (Renungan Alkitabiah dari Kitab Mikah)  Sebarkan 

Tulis Komentar Anda