Syukur Yang Dalam

Syukur Yang Dalam

“Siapakah dia yang muncul laksana fajar merekah, indah bagaikan bulan purnama, bercahaya bagaikan surya, dahsyat seperti bala tentara  dengan panji-panjinya?” (Kidung Agung 6 : 10)

 

Perasaan tersanjung muncul saat seseorang menyadari ketidaklayakan diri mendapat semua yang terbaik dari Tuhan.  Dalam anugerah Tuhan, suami atau istri melihat pasangannya sebagai karunia terbaik dari Tuhan yang memunculkan rasa syukur yang dalam.

Bagian ini mengisahkan dua orang kekasih (suami istri) yang dalam impiannya menjadikan Salomo dengan segala kebesarannya sebagai model kebahagiaan dan puncak sukacita dalam hidup rumah tangga mereka. Mereka merasa tersanjung karena merasakan kebaikan Tuhan dalam hidup mereka. Mereka saling memuji dan saling menerima satu sama lain sebagai anugerah terbaik yang pernah mereka terima. Mempelai laki-laki kagum memandang kekasihnya yang bagaikan bala tentara dengan panji-panjinya. Kecantikan istri yang dipuji seperti dua kota terindah di dunia, yaitu Tirza dan Yerusalem, tidaklah berlebihan (6:4).

Di mata suaminya, istrinya lebih berharga dibandingkan dengan permaisuri, selir, dan para dara (6:8-9). Sang suami kagum terhadap karakter mulia sang istri yang merupakan tanda dari seorang bangsawan (7:1), padahal sang istri berasal dari sebuah desa, yaitu desa Sulam (6:13). Pujian sang suami mencapai puncaknya melalui ajakan menikmati cinta (7:8). Ajakan itu kemudian diresponi oleh istrinya (7:9-13). Kerinduannya begitu kuat sampai ia berharap dapat mencium kekasihnya dengan bebas seperti mencium saudaranya laki-laki (8:1).

Bersyukurlah atas anugerah Tuhan memberi pasangan hidup kepada Anda. Nyatakan cinta Anda sepenuh hati dan bahagiakanlah kekasih Anda. Anda akan merasa tersanjung mendapat anugerah terbesar dalam hidup Anda, yaitu pasangan hidup Anda.

 

Tidak mampu melihat keindahan pasangan Anda berarti menghina Allah, Sang pemberi anugerah.

 

Artikel oleh: June 19, 2015   Kategori : Biblical Devotion (Renungan Alkitabiah), Biblical Devotion from Song of Solomon (Renungan Alkitabiah dari Kitab Kidung Agung)  Sebarkan 

Tulis Komentar Anda