MERAYAKAN BULAN MISI GSJA

Artikel oleh:

poster Misi 2017temp

Kepada Segenap Insan GSJA di Indonesia:

Salam GSJA SATU (GSJA One).

Firman Tuhan berkata: “Bila tidak ada VISI, bangsa akan binasa.” Kita meneruskan, “Dan bila tidak ada MISI, Visi hanya menjadi impian belaka.” Sebab itu, mari kobarkan Api Misi GSJA SATU (GSJA One) dalam Tahun ini.

Bulan April sudah tiba. Kita dibangkitkan lagi untuk MERAYAKAN BULAN MISI GSJA. Tahun ini boleh kita RAYAKAN mulai bulan April 2017 sampai bulan Mei 2017.

Berikut adalah saran-saran kami dalam merayakannya:

  • Silakan perbanyak/gandakan sendiri poster yang kami sebarkan ini atau silahkan dicetak sendiri dalam skala lebar sesuai kebutuhan masing-masing. (Perlu kami informasikan bahwa: Karena kita telah memasuki era digitalisasi, maka poster-poster tidak lagi akan dicetak secara nasional, tetapi dicetak langsung oleh Gereja-Gereja Setempat atau Lembaga-Lembaga Pelayanan GSJA. Untuk pencetakan dalam bentuk layar besar, file poster dapat diunduh dari Website GSJA). Baca selanjutnya »

March 26, 2017  Tags:   Kategori : Berita BPP  belum ada komentar

SELAMAT MELAYANI BUAT BPP GSJA YANG BARU 2016-2021

Artikel oleh:

BPP Baru

Atas kehendak Tuhan, doa dan dukungan Pelayan Injil GSJA se-Indonesia, Kongres GSJA ke-23 di Bandung pada tgl.12 Agustus 2016 telah menghasilkan BPP GSJA yang baru periode 2016-2021 sebagai berikut:

  1. Ketua Umum             : Pdt. Budi Setiawan
  2. Wakil Ketua Umum : Pdt. Hariagus Rimba
  3. Sekretaris Umum     : Pdt. Stefano Indra Bramono
  4. Bendahara Umum    : Pdt. Wiwik Tedjobudiono
  5. Komisaris Umum     : Pdt. Hotman Gurning

 

Terima kasih juga atas dedikasi dan pelayanan pengurus BPP GSJA periode 2011-2016, Tuhan Yesus memberkati kita!

 

September 7, 2016   Kategori : Berita BPP, Berita Terkini  belum ada komentar

Kasih Karunia Allah

Artikel oleh:

Kasih Karunia Tuhan

“Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus, Tuhan kita”, (Roma 6 : 23)

 

Dalam Roma 3:23, Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah”. Semua manusia, tanpa kecuali, adalah manusia yang berdosa. Hal ini terjadi sejak Adam dan Hawa melanggar perintah Allah pada saat masih hidup di taman Eden. Akibatnya, semua keturunannya memiliki dosa, karena dosa akan melahirkan dosa. Bagaimana dengan Tuhan Yesus yang dilahirkan oleh Maria. Apakah Dia juga memiliki dosa seperti kita? Tidak. Karena Tuhan Yesus bukan datang dari benih perkawinan antara dua manusia. Tetapi Roh Kudus yang masuk ke dalam Maria, sehingga kesucian Roh Allah tidak tercemar oleh dosa yang dimiliki Maria. Maka Tuhan Yesus, sekalipun harus dikandung oleh dara Maria, Dia bukanlah manusia yang membawa dosa yang diturunkan dari Adam dan Hawa. Roh Allah masuk ke dalam kandungan Maria secara supranatural, sehingga kelahiran-Nya pun dengan cara yang sama.

Roma 6:23, “Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus, Tuhan kita”. Upah dosa adalah maut, tetapi karunia dari Allah di dalam Yesus Kristus memberikan kehidupan bagi manusia. Sekalipun semua dari kita adalah manusia yang berdosa, tetapi Allah sudah mengutus Anak -Nya untuk dapat melepaskan kita dari dosa. Kita sesungguhnya manusia yang sangat kotor, penuh cacat dan cela di mata Allah sehingga tidak layak untuk masuk ke dalam tempat kudus Allah. Tetapi Tuhan Yesus menyediakan Diri-Nya sebagai Korban Penebusan supaya darah-Nya yang Kudus dapat membasuh seluruh dosa, kekotoran dan kekurangan kita.

Saat itulah kita yang sudah menerima basuhan Darah Yesus akan menerima Roh Kudus di dalam hati kita. Dan hal ini melayakkan kita untuk menjadi anak-anak Allah serta memanggil dia sebagai Bapa kita. Sebagai anak Allah yang sudah memiliki Roh Kudus di dalam diri kita, maka kita memiliki hak (kuasa) untuk kembali berkomunikasi dengan-Nya melalui doa-doa kita. Jika demikian, maka doa adalah bagian yang sangat penting bagi kehidupan orang Kristen yang benar.

 

Yesus Kristus adalah jaminan hidup yang kekal. Dia telah mengalahkan maut!

 

February 14, 2016   Kategori : Umum  belum ada komentar

Konferensi Wanita Terpuji Se-Indonesia

Artikel oleh:

KONFERENSI WANITA TERPUJI SE-INDONESIA

Gdg Kenanga, Jakarta, 15-17 Juni 2015

 

Oleh Pdt Erta Mulyanto

dkwn dan pembina

Konferensi Wanita Terpuji Se- Indonesia telah dilaksanakan pada tgl. 15-17 Juni 2015. Puji Tuhan walaupun baru pertama kalinya Departement Kaum Wanita mengadakan Acara Konferensi, sungguh Tuhan bekerja sangan luar biasa. Departemen sudah membentuk panitia dari awal tahuh dan semua panitia mempersiapkan pelaksanaan acara ini dengan sebaik-baiknya. Sungguh Tuhan kita luar biasa, dari target kami kehadiran sekitar 700 orang diluar dugaan kehadiran sekitar 900 orang lebih dan peserta seminar yang mendaftar sekitar 821 orang.

 opening

Peserta Konferensi yang hadir dari seluruh Indonesia :

Pdt Erta Mulyanto 2

opening 2 Baca selanjutnya »

July 7, 2015   Kategori : Umum  belum ada komentar

Pernyataan tentang Keputusan Mahkamah Agung tentang Pernikahan Sesama Jenis

Artikel oleh:

Pernyataan Mengenai  Keputusan Mahkamah Agung  

tentang Pernikahan Sesama Jenis

 

by  GEORGE O. WOOD    on 26 June 2015

(diterjemahkan  oleh Antonius Mulyanto)

 Adam dan Hawa

Hari ini adalah hari yang Menyedihkan  bagi  Amerika.

Di Obergefell v. Hodge, secara mayoritas 5-4 Mahkamah Agung memutuskan:

Amandemen Keempat belas mewajibkan suatu Negara Bagian untuk meresmikan pernikahan di antara dua orang yang sama jenis kelaminnya dan mengakui pernikahan di antara dua orang sesama jenis  ketika pernikahan mereka resmi secara hukum dan dilakukan di luar negara bagian.

Sebagai seorang hamba Tuhan Kristen dan Ketua Umum Gereja Sidang Jemaat Allah di Amerika, Saya sangat prihatin terhadap pemberian definisi baru tentang pernikahan oleh Mahkamah Agung dan efek-efek negatif yang dapat ditimbulkan dalam kebebasan beragama.

Baca selanjutnya »

July 1, 2015   Kategori : Umum  belum ada komentar

Dukung dan Doakanlah

Artikel oleh:

Ketum, BPP dan segenap keluarga besar GSJA di Indonesia mengungkapkan SIMPATHY TERDALAM atas meninggalnya Pdt Forman Samosir, Medan, pada hari Minggu tanggal 28 Juni 2015.

forman 3

Kami berdoa kiranhya Tuhan melimpahkan penghiburan dan kekuatan baru bagi segenap keluarrga dan jemaat. Sampai bertemu kembali di Surga yang Mulia.

forman 2

June 30, 2015   Kategori : Berita Dukacita, Berita Terkini  belum ada komentar

Dukung dan Doakanlah

Artikel oleh:

Ketum, BPP dan segenap keluarga besar GSJA di Indonesia mengungkapkan SIMPATHY TERDALAM atas meninggalnya Pdt Thoyib Ludiarto, gembala GSJA Kaliwungu, Binangun Blitar pada hari sabtu tanggal 27 Juni 2015.

yesus

Kami berdoa kiranhya Tuhan melimpahkan penghiburan dan kekuatan baru bagi segenap keluarrga dan jemaat. Sampai bertemu kembali di Surga yang Mulia.

June 30, 2015   Kategori : Berita Dukacita, Berita Terkini  belum ada komentar

Perjalanan misi ke Sulbar 13-17 April 2015

Artikel oleh:

Sunjaya

By Sunjaya Wijaya

Pada Hari Jumat Pk. 17.00 pesawat Wings Air mendarat di Bandara Tampa Padang, Mamuju.  Saya segera mengambil bagasi dan keluar dari bandara.  Tidak lama kemudian sebuah mobil Captiva diparkir tidak jauh dari warung tempat saya minum teh dan makan ubi goring.  Rev Tim Eckert dengan anaknya TJ, Pdt. John Ingatum dan Pdt. Deivi C. Supit keluar dari mobil menemui saya.

Kami segera tancap gas menuju Desa Lumika.  Sebelum tiba di Lumika kami mampir ke Desa Salueno dan bertemu dengan beberapa keluarga yang berkomitmen untuk mendukung perintisan gereja baru di Salueno. Ada seorang ibu tua yang menyatakan bersedia menghibahkan tanahnya untuk gereja. kami tiba di Lumika  PK. 22.00.

2. Di depan GSJA Lumika                   Di depan GSJA Lumika

                  3. Pdt. Henokh gembala sidang GSJA LumikaPdt. Henokh gembala sidabg GSJA Lumika

Jemaat GSJA Agape, Lumika telah menyiapkan makan malam. Kami makan sop ayam kampung asli yang maknyuss, eunak tenan.  Setelah makan kamipun masig-masing pergi ke peraduan. Hari Rabu pagi setelah sarapan pagi, kami berangkat menuju Kota Kalumpang.  Perjalanan menuju Kalumpang diiringi dengan musik dari batu-batu yang melejit menghantam kerangka mobil    Captiva.  Aroma bau karet ban yang ber-gesekkan dengan batu-batu jalanan sesekali memenuhi ruangan mobil.  Ketidaknyamanan ini tidak mengha-langi kami untuk menikmati indah-nya panorama khas pegunungan Sulawesi Barat.  Kami melewati belasan sungai kecil tanpa jem-batan.  Untung-nya tidak ada hujan yang besar sehingga kedalaman air sungai masih memungkinkan untuk diseberangi mobil.  Sekitar PK. 09.00  kami tiba di Kota Kalumpang.   Kami menuju rumah seorang bapak polisi yang bernama Daniel.  Bapak Daniel dan istrinya sangat mendukung rencana untuk membuka perintisan gereja di Kalumpang.  Keluarga Bpk. Daniel sudah menyiapkan daging rusa goreng dan sop rusa. Kamipun tak kuasa menolak.  Kapan lagi bisa merasakan daging rusa.

Kami merencanakan hari itu akan mengunjungi tiga tempat, yaitu : Batu Isi, Saluleke dan Makaliki.  Kami memutuskan untuk ke Batu Isi, lalu Baca selanjutnya »

May 5, 2015   Kategori : Umum  belum ada komentar

Berkat dari Konferensi Misi Se-Dunia Ke-4 Di Bangkok (2)

Artikel oleh:

WORLD MISSIONS LEADERS FORUM

BANGKOK, THAILAND

brad walz

Wednesday, Feb 4th, 2015

So all can hear: Spirit Empowered Missions Today

By Brad Walz

Chairman WAGF Missions Commission

(Diterjemahkan oleh: Pdt. Stefano Indra Bramono –

Direktur Dep. Misi Luar Negeri GSJA di Indonesia)

 indra bramono

Agar Semua Mendengar: Misi yang diberi kuasa Roh Kudus Hari Ini.

 

Pendahuluan

 

Kegerakan Aseemblies of God dimulai secara spontan sebagai hasil dari kegerakan Roh Kudus. Kegerakan tersebut bermula hampir 110 tahun yang lalu. Dan secara organisasi kegerakan ini ditanggapi pada 100 tahun yang lalu. Kisah Pentakosta di abad ke 20 sangat menakjubkan. Tidak perlu diragukan bahwa gereja Pentakosta adalah sebuah kekuatan spiritual. AOG juga dikenal sebagai badan kerohanian ke-5 terbesar di dunia. Kalau anda tidak mengikut sertakan umat Katolik dan Ortodoks, dan hanya menghitung umat Protestan saja maka akan menjadi ke-3 terbesar. Dan akan menjadi terbesar kalau disempitkan menjadi golongan Evangelical saja.

 

Badan keagamaan menurut sumber sekular:

  • Gereja Katolik Roma: 1,2 Milyar.
  • Ortodoks Timur: 200 – 300 juta.
  • Anglikan: 80 juta (secara realistik akan lebih rendah karena status “State Church – Gereja Negara” di Inggris).
  • Lutheran: 70 juta (secara realistik akan lebih rendah karena status “State Church – Gereja Negara” di Jerman).
  • WAGF dan Persekutuan yang terkait: 67 juta.

 

AOG dan pergerakan pentakosta hari ini adalah hasil dari pencurahan modern dari Roh Kudus. Meskipun demikian, kita harus selalu mengingkatkan diri sendiri bahwa tujuan kuasa Roh Kudus dicurahkan adalah: Agar Semua Bisa Mendengar!

 

  1. Peran Roh Kudus dalam Amanat Agung.

 

Bukan saja Yesus berjanji akan memberi kuasa Roh Kudus, pada waktu yang   bersamaan saat Ia memberi Amanat Agung, tetepi ada prinsipnya juga: Yesus dalam bentuk daging  memiliki keterbatasan waktu dan tempat. Ia hanya bisa berada di suatu tempat pada suatu saat. Bersama Roh Kudus tidak ada batasannya Baca selanjutnya »

March 18, 2015   Kategori : Umum  belum ada komentar

Berkat dari Konferensi Misi Se-Dunia Ke-4 Di Bangkok

Artikel oleh:

Spirit Empowered – Mission Today

Pdt. Mamusha Fenta – Ethiopia

4th WAGF World Mission Congress – Bangkok 2015

 

Bacaan: Zakharia 4: 1 – 3

Arif & Mamusha

Pdt. Mamusha Fenta adalah seorang hamba Tuhan dari Etiopia yang dilahirkan dalam keluarga Kristen Orthodox yang sangat kuat. Mereka tidak menyukai aliran Kristen lain khususnya Kristen Injili. Bagi mereka orang Kristen Injili, khususnya Pentakosta adalah orang-orang yang tidak menyenangkan. Oleh sebab itu, ia dan keluarganya sering melempari rumah-rumah ibadah orang Kristen Injili dengan batu. Mereka juga pernah merusak rumah salah seorang pemimpin Kristen Injili. Ia juga menyaksikan bahwa sejak kecil ia selalu diajar untuk menghindari orang yang datang membawa nama Yesus dan Alkitab. Seperti itulah latar belakangnya.

 

Sampai satu saat ketika Pdt. Mamusha berusia 16 tahun, ia bertemu dengan seorang asing yang berkunjung ke negaranya. Ia menjadi sahabat baik dalam waktu dua minggu. Orang tersebut sangat ramah, baik dan menjadi sahabatnya. Namun orang tersebut belum pernah mengatakan tentang Yesus dan Alkitab. Setelah dua minggu masa kunjungannya habis, ia harus meninggalkan Etiopia. Namun, satu hari sebelum mereka berpisah, Mamusha muda mendatangi temannya ini untuk mengucapkan selamat tinggal. Tapi ketika mereka bertemu, satu pertanyaan temannya yang mengejutkan dirinya, “apakah engkau pernah membaca Alkitab?” Ia sangat terkejut dengan pertanyaan itu. Ia tidak dapat berpikir bagaimana harus menghindari pertanyaan itu. Mereka berteman baik, dan selama 2 minggu bersama-sama, temannya tidak pernah bicara sama sekali tentang Alkitab dan Yesus. Lalu dengan perasaan malu (sebagai orang Kristen Orthodoks), ia berbohong bahwa ia sering membaca Alkitab.

 

Lalu temannya ini mulai membacakan beberapa ayat-ayat Alkitab yang sebenarnya belum pernah ia dengar seumur hidupnya. Temannya ini membaca, hanya membaca dari Alkitab bahwa Allah mengasihi dunia sehingga Ia menyerahkan AnakNya yang tunggal, Yesus Kristus untuk menyelamatkan dunia ini. Lalu dibaca juga bahwa semua orang sudah berbuat dosa dan kehilangan kemuliaan Allah. Dan dengan banyak ayat-ayat lain, temannya terus membaca dan Mamusha muda ini hanya mendengar saja. Setelah semua selesai, Mamusha pulang ke rumahnya. Dan sepanjang malam itu ia tidak dapat tidur. Ini adalah kejadian pertama seumur hidupnya. Suara temannya dengan semua perkataan Firman Tuhan terus terdengar di telinganya sepanjang malam itu. Dan itu mengganggu dirinya sehingga dia tidak dapat tidur dan gelisah.

 

Keesokan harinya, pagi-pagi sekali ia berlari kembali untuk menemui temannya sebelum pulang ke negaranya. Dan ketika mereka bertemu kembali, temannya bertanya, “Apa yang terjadi dengan dirinya?” Ia kelihatan sangat “kacau.” Dan ia bertanya balik kepada temannya, “Justru saya ingin bertanya ada apa dengan saya?” Lalu ia menceritakan bahwa suara temannya berbicara tentang Firman Tuhan terus menerus ada di telinganya sepanjang malam. Dalam keadaan seperti itulah temannya mulai berbicara lebih banyak tentang Tuhan Yesus kepada Mamusha muda. Dan sejak hari itulah Mamusha mengenal Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan juruselamatnya.

 

Pada tahun 60an, tidak ada satupun Kristen Injili di Ethiopia. Di tengah-tengah situasi politik, ekonomi, sosial yang sangat tidak kondusif, Kekristenan tubuh di Ethiopia. Dan pada hari ini, 29% dari populasi di Ethiopia adalah Kristen Injili. Ini semua adalah pekerjaan Roh Kudus. Hanya RohNyalah yang membangun GerejaNya melalui jemaatNya. Dia bekerja melalui setiap kejadian-kejadian dalam kehidupan umatNya dengan tujuan membangun GerejaNya. Ada banyak kesaksian di mana orang sakit disembuhkan dengan cara yang ajaib, dan dengan cara itu Gereja berdiri di Ethiopia. Namun sebaliknya, ketika seorang sakit yang didoakan meninggalpun, Gereja berdiri di Ethiopia. Bagaimana itu bisa terjadi? Kuasa Roh Kudus menyertai umatNya.

 

Suatu ketika, ada seorang yang sudah sangat sakit di sebuah desa di Ethiopia. Tidak ada seorangpun yang mau mendekat kepada orang sakit tersebut karena sudah berbau. Dan ketika didoakan, ia tidak sembuh, malahan meninggal dunia. Hamba Tuhan yang mendoakannya segera membersihkan jenasah itu dan bersama dengan anggota gerejanya, mereka menguburkan jenasah tersebut. Mereka harus membawanya dengan susah payah. Melihat kejadian tersebut, seluruh masyarakat desa tersebut sangat tersentuh oleh kasih yang diperlihatkan hamba Tuhan dan jemaatnya tersebut. Mereka bertanya bagaimana mungkin ada orang yang begitu memperhatikan orang sakit tersebut dan mau bersusah payah menguburkannya. Dan melalui kejadian tersebut banyak penduduk desa memberi diri mereka untuk diajar kebenaran Firman Tuhan dan mereka diselamatkan. Maka berdirilah satu Gereja di desa tersebut. Roh Kudus dapat melakukan berbagai macam cara untuk membangun GerejaNya. Ia bekerja bersama dengan jemaatNya yang mau dipakai dengan cara yang kreatif dan dinamis.

 

Tidak ada yang salah dengan semua sekolah Alkitab, pendidikan tinggi, teknologi dan strategi untuk menjangkau dunia ini. Yang harus kita waspadai adalah jangan sampai semua itu menggantikan pekerjaan Roh Kudus dan ketergantungan kita kepada Roh Kudus. Ijinkah Dia mengerjakan pekerjaanNya melalui hidup kita, melalui semua sumberdaya kita untuk membangun GerejaNya dalam dunia ini. Roh Kudus adalah Sang Pemberdaya yang mengerjakan misi surga melalui Gereja dalam dunia ini.

March 3, 2015   Kategori : Umum  belum ada komentar