Bersihkanlah Hati!

 Bersihkan Hati

“Jangan lagi membawa persembahanmu yang tidak sungguh, sebab baunya adalah kejijikan bagi-Ku. Kalau kamu merayakan bulan baru dan sabat atau mengadakan pertemuan-pertemuan, Aku tidak tahan melihatnya, karena perayaanmu itu penuh kejahatan” (Yesaya 1 : 13)

 

Setiap kita tentu percaya bahwa Allah selalu mendengar doa-doa kita. Namun pada kenyataannya ada saat dimana Allah memalingkan wajah-Nya, Ia tidak lagi mau mendengar apa yang kita doakan. Pada saat seperti itu seringkali kita bukannya mengintrospeksi diri tetapi malah menjadi kecewa bahkan marah terhadap Tuhan.  Masalah tidak di dengarnya doa-doa kita sesungguhnya bukan terletak di posisi Tuhan karena tangan Tuhan tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar (Yes 59 : 1), jadi masalah tersebut terletak pada posisi kita dimana kita tidak lagi mau bertobat dari perbuatan dosa.

Yesaya 1:10 “Dengarlah firman Tuhan, hai pemimpin-pemimpin, manusia Sodom! Perhatikanlah pengajaran Allah kita, hai rakyat, manusia Gomora!”  Tidak memperhatikan pengajaran Allah menjadikan bangsa Israel bertingkah laku jahat sehingga Nabi Yesaya menyamakan mereka dengan orang-orang Sodom dan Gomora. Hal inilah yang menjadikan Allah tidak mau mendengarkan seruan mereka.

Banyak anak Tuhan sering mendengar Firman tapi sedikit yang memperhatikan dengan seksama. Sementara mendengar kotbah tetapi pikiran kemana-mana tidak fokus.  Seperti seorang karyawan yang mudah sekali mendapatkan promosi karena membagun hubungan baik dengan memperhatikan setiap perkatan bos-nya demikian sikap kita terhadap Tuhan.  Sehingga bukan hanya membuat doa kita di dengar tetapi juga membuat hidup kita sukses dan di berkati Tuhan.

Jangan pernah berpikir kita kasih banyak persembahan entah waktu, tenaga atau uang ke gereja membuat Allah berkenan.  Allah melihat Hati Penyembah bukan persembahannya karena itu tanpa hati yang di persembahkan Allah tidak berkenan akan semuanya itu.

 

Allah jijik terhadap hati yang kotor, karena itu bersihkan hati kita agar doa kita di dengar oleh Tuhan.

 

Artikel oleh: December 31, 2014   Kategori : Biblical Devotion (Renungan Alkitabiah), Biblical Devotion from Isaiah (Renungan Alkitab dari Kitab Yesaya)  Sebarkan 

Tulis Komentar Anda