Dengarkan FirmanNya!

Dengarkan Firman

“Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus”. (Roma 10 : 17)

 

Banyak di antara orang-orang Yahudi mendengar Injil, tetapi mereka tidak mau mendengarkan dan tidak mau percaya. Israel dikenal sebagai bangsa yang tegar tengkuk. Mereka memang keras kepala dan tidak mudah percaya. Sehingga walaupun telah mendengar firman Tuhan, mereka belum tentu mau memberikan respons positif (ayat 18).  Beberapa di antara mereka merasakan kasih karunia yang ditawarkan kepada mereka, tetapi mereka tidak mau mengikutinya. Mereka betah dengan ketidakpercayaan mereka dan kekerasan hati bangsanya lebih dari mereka mengasihi Tuhan yang menyelamatkan, dan mereka takut kepada manusia lebih dari takut kepada Allah, Sang Pencipta.

Bangsa Israel menolak Mesias yang sebenarnya sudah dinanti-nantikan oleh mereka sejak lama. Maka Allah beralih kepada bangsa-bangsa lain (bdk. Yes 65:10). Allah memperdengarkan berita keselamatan itu kepada bangsa-bangsa di luar Israel. Bangsa-bangsa ini kemudian merespons dengan iman dan menerima anugerah keselamatan. Walau demikian Allah tidak menutup pintu rapat-rapat bagi orang Israel. Meski Allah telah menyatakan belas kasih-Nya kepada bangsa-bangsa lain, kasih-Nya kepada bangsa Israel masih tetap tercurah. Mereka masih melekat di hati-Nya. Sebab itu Allah selalu berusaha menjangkau Israel (ayat 21). Ia mau mengajak mereka untuk kembali kepada-Nya dan menikmati kasih karunia-Nya.

Pemberitaan Firman bukanlah pengajaran teori, tetapi panggilan dari Tuhan, didirikan di atas perintah dan penugasan-Nya kepada orang-orang yang diberi kuasa oleh-Nya.  Tuhan sudah memberikan kepada kita Firman-Nya untuk dibawa kepada mereka yang mau mendengarnya; untuk memperingatkan mereka dengan firman itu, mengajar mereka, menguatkan mereka, dan menggoncang mereka. Betapa besarnya kasih Allah yang tidak mau meninggalkan orang-orang yang sudah meninggalkan-Nya dan hidup dengan tidak mau peduli, berkeras di dalam pemberontakan mereka. Namun, Ia justru memberikan kepada mereka kasih-Nya setiap saat.

Pada akhirnya, sang Hakim akan menjatuhkan hukuman-Nya kepada mereka yang tetap tidak mau bertobat, tidak mau percaya dan tidak mau menaati firman-Nya.

 

Akhir dari ketidaktaatan terhadap firman Tuhan adalah kebinasaan yang kekal.

Artikel oleh: February 24, 2016   Kategori : Bibical Devotion from Rome (Renungan Alkitabiah dari Kitab Roma), Biblical Devotion (Renungan Alkitabiah)  Sebarkan 

Tulis Komentar Anda