Mengenal Tuhan

Mengenal Tuhan1

“Maka jawab Simon Petrus: “Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!” (Matius 16 : 16)

 

Yesus bertanya kepada para murid “Menurut pendapat orang, siapakah Anak Manusia itu?” Disini Yesus mau melihat, siapakah Dia menurut pandangan banyak orang, yang sudah mengenal, mendengar bahkan melihat sendiri diri Yesus dan pekerjaan-Nya. Maka para murid menyampaikan banyak pandangan dari orang banyak, ada yang mengatakan bahwa Yesus adalah Yohanes Pembaptis, Elia; ada pula yang mengatakan bahwa Ia adalah Yeremia. Semua itu adalah penilaian yang cukup hebat. Namun nampaknya bukan itu yang mau dicari oleh Yesus, disini Yesus mau mengetahui bagaimana pemahaman murid-Nya. Maka Yesus masuk ke pertanyaan-Nya yang terpenting, “Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?” Yesus menguji, sejauh mana para murid-murid-Nya mengenal diri-Nya. Pertanyaan ini ingin mempertegas kembali kepada murid-muridNya bahwa apakah mereka mengenal Yesus itu sedemikian dalam. Bukankah mereka telah lama bersama-sama di dalam pelayanan yang dilakukan oleh Yesus?  Yesus menegaskan kembali pertanyaanNya supaya jangan hanya tumbuh di dalam pikiran dan hati mereka tentang apa kata orang tentang Dia. Kalau hanya bergantung kepada kata orang, ini yang membuat kita belum mengenalnya dengan sungguh-sungguh. Dan bisa saja itu tidak benar, hanya perkiraan saja.  Simon Petruslah yang memberikan jawaban, “Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!”

Zaman ini adalah zaman dimana ada begitu banyak pertanyaan yang sedang diajukan oleh manusia dalam hidupnya. Apakah itu pertanyaan tentang kehidupan, tentang pekerjaan, tentang ekonomi, tentang keluarga, tentang masa depan, tentang gereja, tentang jodoh, tentang kesehatan dan sebagainya. Setiap pertanyaan itu menuntut jawaban yang tepat dalam kehidupan manusia. Tetapi ada satu pertanyaan yang terpenting dan yang dilupakan oleh banyak manusia. ‘Siapakah Yesus menurut Anda sendiri?’ Kalau kita bisa menjawab pertanyaan ini dengan benar, bukan dengan ilmu pengetahuan, bukan dengan perkataan orang namun melalui pengalaman hidup kita bersama Yesus selama ini,  maka semua pertanyaan tentang kehidupan tadi terjawab dengan sendirinya.

 

Yesus mengajukan pertanyaan itu untuk membuat manusia sadar, bahwa hal terpenting dalam kehidupan ini adalah mengenal Tuhan dengan benar.

Artikel oleh: January 9, 2016   Kategori : Biblical Devotion (Renungan Alkitabiah), Biblical Devotion from Matthew (Renungan Alkitabiah dari Injil Matius)  Sebarkan 

Tulis Komentar Anda