Hadiah Bagi Yang Setia

Hadiah

“Lihatlah, Aku datang seperti pencuri. Berbahagialah dia, yang berjaga-jaga dan yang memperhatikan pakaiannya, supaya ia jangan berjalan dengan telanjang dan jangan kelihatan kemaluannya” (Wahyu 16:15).

 

Inilah gambaran yang jelas tentang seorang pejabat yang dipanggil menjadi pengawas, di Bait Allah.  Adalah tugasnya untuk berkeliling sepanjang malam; dan bila ketahuan tertidur oleh orang Lewi, maka orang Lewi itu mempunyai otoritas untuk memukulinya dengan tongkat dan membakar jubahnya (menurut buku Yahudi: Middoth, fol. 34, 1, dan Tamid. Fol. 27, 2: 28, 1). Penjaga tersebut akan pulang ke rumahnya dalam keadaan telanjang. Hal yang memalukan ini akan menunjukkan ketidaksetiaannya.  Itulah pesan yang hendak disampaikan kepada kita melalui pembacaan ayat hari ini. Dengan mengambil penjelasan dari buku Yahudi kita sadar bahwa kesetiaan memegang kunci penting dalam pengiringan kita kepada Tuhan Yesus Kristus.

Berkali-kali Alkitab mengatakan bahwa kedatangan Yesus itu seperti pencuri, artinya tidak diduga dan disangka. Memang ada beberapa bidat Kristen yang mencoba menghitung hari dan tanggal kedatangan Tuhan, tetapi itu semua pasti akan sia-sia. Dan orang yang bijak pastilah berjaga-jaga seperti 5 anak dara yang berjaga-jaga dengan minyaknya (Matius 25:1-13).  Dan Tuhan juga menyebutkan mereka yang berbahagia adalah mereka yang memperhatikan pakaiannya dan yang tidak telanjang. Orang yang sedang bertugas dan melakukan perintah tuannya akan dipuji Tuhan, sebab ia tidak perlu ditelanjangi karena kelalaiannya.  Selama kita ada di bumi ini berarti kita harus bekerja dengan giat bagi Allah kita. Jangan berpikiran untuk pensiun, sebab pada masanya nanti Allah akan memberikan upah kepada mereka yang setia. Kadang kita letih, capek, dan kehilangan semangat, tetapi api Roh Kudus sanggup untuk membakar kita lagi.

Janganlah melepaskan kesetiaan kita sebab upahnya besar menanti (Ibrani 10:35). Jadilah murid Tuhan yang setia sambil tetap berjaga-jaga sampai Yesus datang kembali.

 

Ada hadiah bagi yang setia, tetapi juga ada sangsi bagi yang tidak setia.

 

Artikel oleh: November 18, 2015   Kategori : Biblical Devotion (Renungan Alkitabiah), Biblical Devotion from Revelation (Renungan Alkitab dari Kitab Wahyu)  Sebarkan 

Tulis Komentar Anda