Tuhan Sumber Pertolongan

Tuhan Sumber Pertolongan

“Ketika anak itu telah besar, dibawanyalah kepada putri Firaun, yang mengangkatnya menjadi anaknya, dan menamainya Musa, sebab katanya: “Karena aku telah menariknya dari air”. (Keluaran 2 : 10)

 

Raja Firaun memerintahkan untuk membunuh setiap bayi laki-laki yang baru dilahirkan oleh perempuan Ibrani. Mengapa? Karena Firaun merasa terancam oleh keberadaan Israel di tengah mereka, maka Firaun berikhtiar untuk menghabisi semua orang Israel.  Rencana Firaun tidak berhasil karena kedua bidan yang menangani persalinan perempuan-perempuan Israel, tidak mematuhi perintah Firaun. Mereka tidak mau membunuh bayi laki-laki Israel karena mereka takut akan Allah (1 : 17). Akibatnya, orang Israel malah semakin bertambah. Bahkan, Allah juga memberkati para bidan tersebut hingga mereka kemudian berumah tangga (1 : 21).  Firaun pun membebankan kerja yang lebih berat kepada orang Israel. Tujuannya, agar banyak yang mati, namun bukannya berkurang, orang Israel bahkan bertambah semakin banyak.

Ketika dalam kesulitan, kadang kita tidak dapat melihat rencana Allah dalam hidup kita.  Namun pembacaan Firman Tuhan ini menunjukkan bahwa di tengah penderitaan umat Tuhan, sesungguhnya rencana Allah sedang digenapi.  Situasi saat ini sering membuat kita merasa berada pada kondisi yang sulit, namun Firman Tuhan kembali memberi kesegaran dan kekuatan baru, bahwa Tuhan akan terus menyertai dan memberi jalan keluar, keberuntungan dan kemenangan bagi kita ditengah masa kesulitan, pada saat kita terus berdoa, berusaha dan tidak kenal menyerah.

Di balik semua masalah yang dihadapi Israel, sesungguhnya Allah sedang menggenapi rencana-Nya untuk memberkati mereka.  Sebab itu, mari kita belajar untuk melihat rencana Allah di tengah berbagai kesulitan hidup yang kita hadapi, karena Allah bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia (Roma 8:28).

Hari ini apa yang menjadi kesulitan Saudara? Yakinlah bahwa Tuhan tidak pernah membiarkan kita berjalan sendirian. Dia selalu ada disamping kita dan bahkan menggendongnya bila memang Saudara sudah tidak berdaya.

 

Justru dalam situasi yang tersulit, Saudara bisa melihat Tuhan dan merasakan kuasaNya.

 

Artikel oleh: September 2, 2015   Kategori : Biblical Devotion (Renungan Alkitabiah), Biblical Devotion from Exodus (Renungan Alkitabiah dari Kitab Keluaran)  Sebarkan 

Tulis Komentar Anda