Berdiri Diatas Kebenaran

Berdiri atas Kebenaran

“Anggota-anggota sidang itu tidak bisa mendapat satu alasan pun untuk menghukum Petrus dan Yohanes….” (KPR 4 : 21)

 

Ada pepatah kuno yang sering dikatakan, “berani karena benar”. Maksudnya kalau kita benar mengapa kita harus takut menghadapi setiap ancaman, dakwaan, ataupun serangan dari musuh-musuh kita. Tapi sebaliknya kalau kita salah maka pasti kita tidak akan punya keberanian – walaupun kita berkata bahwa kita benar,  namun kita akan selalu was-was, jangan-jangan kesalahannya di ketahui.

Karena tidak merasa melakukan kesalahan apapun maka Petrus dan Yohanes tidak gentar sedikit pun walau harus diperhadapkan pada anggota-anggota sidang. Malah dengan berani di tengah semua dakwaan, mereka menyampaikan Injil keselamatan. Berbagai cara di pergunakan oleh anggota sidang untuk menjatuhkan Petrus dan Yohanes, namun mereka tidak dapat menemukan satu kesalahan pun. Akhirnya Petrus dan Yohanes dibebaskan.

Kisah diatas mengajarkan kita juga tentang sebuah integritas. Banyak kali kita membenarkan diri sementara kita sendiri tahu bahwa kita melakukan kesalahan. Kita menutupi pelanggaran kita dengan berkata bahwa kita benar. Kalau kita mau jujur, sebenarnya pada saat yang bersamaan, hati kita menuduh kita karena kita berbuat dosa, yaitu tidak jujur.

Marilah kita belajar untuk berdiri diatas kebenaran, dan jangan mengulangi kesalahan. Berlaku benar dan berkata benar akan membuat kita berani menghadapi apapun.

 

Kebenaran itu laksana cahaya matahari yang selalu bersinar tanpa ada sesuatu apapun yang sanggup menghalanginya.

Artikel oleh: March 7, 2015   Kategori : Biblical Devotion (Renungan Alkitabiah), Biblical Devotion from Acts (Renungan Alkitabiah dari Kitab Kisah Para Rasul)  Sebarkan 

Tulis Komentar Anda