Pengaruh Yang Baik

 Pengaruh Yang Baik

“Engkau memberitahukan kepadaku jalan kehidupan; di hadapan-Mu ada sukacita berlimpah-limpah, ditangan kanan-Mu ada nikmat  senantiasa”. (Mazmur 16 : 11)

 

Seorang penulis kenamaan yang pernah lahir di dunia ini Mark Twain pernah menulis, “Menjauhlah dari orang-orang yang berusaha menghalangi ambisi-ambisi Anda. Orang-orang kecil biasa melakukannya, tetapi yang benar-benar besar membuat Anda merasa bahwa Anda juga dapat menjadi besar.” Bagaimanakah perasaan sebagian besar orang di sekitar Anda? Apakah mereka merasa kecil atau tidak berarti, ataukah mereka percaya diri dan mempunyai harapan besar tentang masa depan mereka?

Kunci cara Anda memperlakukan orang lain terletak pada cara Anda berpikir tentang mereka. Itu adalah masalah sikap. Apa yang Anda percaya tersingkap dari cara Anda bertindak.  Johann Wolfgang von Goethe berkata: “Perlakukanlah orang lain seperti penampilannya dan Anda akan membuatnya semakin buruk. Tetapi, perlakukanlah seseorang seolah-olah ia telah meraih potensinya, dan Anda akan menjadikan dia sebagaimana seharusnya.”

Harapan mungkin adalah karunia terbesar yang dapat kita berikan kepada orang lain. Bila orang itu gagal melihat arti dirinya sendiri, ia masih mempunyai alasan untuk tetap berusaha dan bekerja keras untuk mencapai potensi di masa depan karena apa yang kita tunjukkan dan perkatakan telah mempengaruhi kehidupannya.

 

Panggilan Allah bagi Anda bukanlah menjadi orang biasa saja, melainkan menjadi orang yang membawa pengaruh dan menginspirasi hidup orang lain ke arah yang lebih baik.

 

Artikel oleh: November 3, 2014   Kategori : Biblical Devotion (Renungan Alkitabiah), Biblical Devotion from Psalm (Renungan Alkitabiah dari Kitab Mazmur)  Sebarkan 

Tulis Komentar Anda