Allah Yang Perkasa

Allah Perkasa

“Ya, Tuhan ALLAH, Engkau telah mulai memperlihatkan kepada hamba-Mu ini kebesaran-Mu dan tangan-Mu yang kuat; sebab Allah manakah di langit dan di bumi, yang dapat melakukan perbuatan perkasa seperti Engkau?” (Ulangan 3:24)

 

Ada pertanyaan lelucon seperti ini: Mengapa Superman berpakaian ketat? Supaya terlihat kekar! Tokoh ini menjadi simbol bagi kekuatan seorang manusia super. Ini memang hanyalah tokoh khayal saja, tetapi siapa yang tidak ingin memiliki jagoan seperti dia?  Ada Tokoh yang jauh lebih hebat dari dia. Dia adalah Allah yang menjadikan alam semesta ini. Dia tidak pernah terlambat menolong Anda tetapi juga tidak terlalu cepat, meskipun untuk itu Anda terkadang harus menjerit dan menangis. Tetapi Allah bekerja dengan sempurna. Dia tidak gegabah dalam bertindak. Apa yang dilakukannya semata-mata untuk menunjukkan kasih-Nya kepada Anda.

Bangsa Israel dituntun Allah melewati garangnya padang gurun sampai mereka tiba di tujuan. Tidak terhitung lagi berapa banyak pertolongan yang Allah berikan kepada orang Israel. Musuh-musuhnya dihancurkan, keperluannya dicukupkan, dan mukjizat dinyatakan kepadanya.  Kalau Saudara menganggap bahwa hidup ini terlalu kejam, kadang memang, ya.  Kita merasa diperlakukan tidak adil. Bumi yang seharusnya menjadi tempat tinggal yang nyaman bagi koloni manusia, ternyata tidak lagi. Di mana-mana orang dicekam dengan ketakutan.  Bahkan orang Kristen sendiri duduk dalam kebingungan menghadapi kegilaan yang terjadi di muka bumi ini.

Dunia semakin gila, dan anak-anak dunia semakin liar, tetapi anak-anak Tuhan tetap bersandar kepada Allah yang sanggup menolong mereka. Jangan putus asa apabila pertolongan Allah seperti berlambat-lambat. Kita berada dalam pusat kontrol surgawi, di mana Allah sendiri yang mengawasi kita.  Ia tidak membutuhkan asisten untuk melakukannya, seolah-olah kita hanyalah kaum nomor dua di pemandanganNya. Jadi apakah kita sekarang perlu didera dengan ketakutan lagi?  Bacalah Mazmur 121: 3-8, maka Anda akan dikuatkan!  Jangan lagi meragukan kesetiaan-Nya . Anak-Nya saja diberikan kepada kita sebagai korban, apalagi hal-hal lainnya?

 

Jangan takut dan ragu untuk melangkah di dunia ini bersama Allah kita yang Maha-Hebat itu!

 

Artikel oleh: August 20, 2014   Kategori : Biblical Devotion (Renungan Alkitabiah), Biblical Devotion from Deuteronomy (Renungan Alkitabiah dari Kitab Ulangan)  Sebarkan 

Tulis Komentar Anda