Baik, Asal Sudah Bertobat

Baik Asal Bertobat

“Kata orang Israel kepada TUHAN: ”Kami telah berbuat dosa. Lakukanlah kepada kami segala yang baik di mata-Mu. Hanya tolonglah kiranya kami sekarang ini!” (Hakim-Hakim 10 : 15)

 

Sejak dulu sampai sekarang, masyarakat telah menggembar-gemborkan bahwa calon pasangan hidup unggulan adalah yang memiliki bibit, bobot dan bebet yang baik.  Yang patut disayangkan adalah seringkali ketiga kriteria tersebut diisi dengan spirit materialisme. Tidaklah mengherankan,  jika yang dianggap lolos seleksi adalah yang paling kaya, yang paling tinggi penddikannya, dan yang paling kuat kedudukannya.  Pertanyaannya, “Apalah artinya semuanya itu jika hatinya jahat dan tidak bertaut kepada Tuhan, sehingga hidupnya berada di bawah bayang-bayang murka Allah?” (6-9).

Dengan kata lain, sebenarnya yang harus ditempatkan sebagai  kriteria utama adalah pertobatan.  Seorang yang sudah bertobat, ternyata memiliki bukti-bukti yang jelas:

1).  Pertobatan meliputi pengakuan dosa.  Tidak seorang pun dapat berpaling dari dosa jika dia tidak menyadari bahwa dia orang berdosa.  Lebih daripada itu, Allah hanya dapat mengampuni orang yang mengakui keberdosaannya (10).

2).  Pertobatan meliputi penyerahan diri.  Karena hakekat dosa adalah pemberontakan kepada Allah, maka hakekat pertobatan adalah penyerahan diri kembali kepada Allah (11-15).

3).  Pertobatan meliputi perubahan tingkah laku.  Pertobatan tidaklah berpusat pada aspek perasaan,melainkan kehendak.  Jadi, pertobatan tidak bersifat pasif, melainkan bersifat aktif bahkan dinamis.  Jika seseorang sungguh bertobat maka tingkah lakunya akan berubah dalam dua arah yang jelas. Di satu sisi, dia akan meninggalkan segala perbuatan berdosanya. Di sisi lain, dia  akan memiliki komitmen yg tinggi untuk hidup benar, beribadah dan melayani Tuhan (16a).

Kepadanya, Allah akan mengarahkan wajahnya dan me-nyatakan anugerah dan pertolongan-Nya senantiasa (16b).

 

Hanya orang yang sungguh bertobat yang hidupnya akan menjadi semakin baikdan usahanya akan semakin diberkati.

 

Artikel oleh: April 15, 2014   Kategori : Biblical Devotion (Renungan Alkitabiah), Biblical Devotion from Judges (Renungan Alkitab dari Kitab Hakim-Hakim)  Sebarkan 

Tulis Komentar Anda