Tinggal Dalam Firman

Tinggal Dalam Firman

“Dan aku melihat seorang malaikat yang gagah, yang berseru dengan suara nyaring, katanya: “Siapakah yang layak membuka gulungan kitab itu dan membuka meterai-meterainya?”(Wahyu 5:2) 

 

Banyak orang percaya atau orang yang mengaku dirinya Kristen, kalau datang ke gereja sukanya mendengar Firman yang berbau berkat, mukjizat, dan pokoknya yang enak didengar oleh telinga. Dan tidak sedikit pula orang yang datang ke gereja menolak setiap Firman yang dianggapnya keras seperti perkataan “Bertobatlah sebab kerajaan Sorga sudah dekat” dan ada lagi orang yang kalau mendengar pendetanya khotbah mulai tentang penghakiman, kedatangan Tuhan dan neraka, tentang kitab wahyu, tak segan-segan mereka mulai mengambil sikap untuk melangkahkan kakinya keluar dari gereja dengan berkata “Ini adalah sesuatu yang sangat tidak aku sukai…..kalau pendeta berkata bahwa Tuhan mau datang….dari dulu juga begitu, dari zaman aku belum lahir sampai aku sudah beranak cucu, Tuhan pun nggak datang-datang”.

Sepertinya orang mulai acuh tak acuh tentang kehidupan mereka. Mereka mulai acuh akan Firman bahwa Firman Tuhan itu ya dan amin. Sekali Ia berfirman pasti akan digenapi. Mereka seakan-akan tidak peduli kapan Tuhan itu akan datang, padahal mungkin mereka sudah tahu bahwa Tuhan itu datang seperti pencuri di malam hari. Dan akibatnya mereka tidak peduli lagi akan kehidupan mereka bagaimana mereka harus hidup menurut kehendak Tuhan.  Suka atau tidak suka, mau atau tidak mau, Dia pasti datang dan akan menghakimi dunia ini. Dan memang tidak seorangpun di antara kita yang tahu apa yang akan Dia lakukan nanti. Dan ini adalah rahasia Allah. Gulungan Kitab ini berbicara tentang rahasia Allah dimana gulungan ini berisi pernyataan dari apa yang telah Allah tetapkan untuk nasib akhir dunia dan umat manusia. Tidak seorang pun yang dianggap layak untuk membuka gulungan kitab itu. Hanya Yesus yang dianggap layak untuk membukanya.

Kalau Anda rindu hidupmu itu berkenan di hadapan-Nya dan kalau Anda mau akhir hidupmu itu baik, nasibmu baik, hanya ada satu jalan yaitu tinggallah di dalam Firman-Nya.

 

Jangan lagi meremehkan Firman Tuhan, tetapi percayai itu sebab itulah yang akan menguatkan Anda ketika Anda mengalami banyak tantangan.

 

Artikel oleh: February 7, 2014   Kategori : Biblical Devotion (Renungan Alkitabiah), Biblical Devotion from Revelation (Renungan Alkitab dari Kitab Wahyu)  Sebarkan 

Tulis Komentar Anda