Jangan Sampai Jatuh!

“Karena itu, saudara-saudaraku, berusahalah sungguh-sungguh, supaya panggilan dan pilihanmu makin teguh. Sebab jikalau kamu melakukannya, kamu tidak akan pernah tersandung.” (2 Petrus 1 : 10)

 Jangan Sampai Jatuh!

            Apakah Saudara pernah tersandung dan terjatuh?  Bagaimana rasanya?  Pasti sangat tidak menyenangkan!  Jatuh bangun dalam iman pun dialami oleh banyak orang. Bahkan ada orang yang sudah begitu sering jatuh bangun sehingga mereka sudah sulit menerima bahwa mereka sebenarnya direncanakan untuk tidak pernah jatuh.  Firman Tuhan berkata bahwa ada sesuatu yang dapat membuat kita tetap berdiri tegak dan terhindar dari kejatuhan ini. Apa itu? Ketekunan.  Ketekunan untuk berusaha lebih serius lagi atas panggilan dan pilihan Allah atas diri kita.  Kata “tersandung” dalam  dalam versi bahasa Inggris dijelaskan dengan “stumble or fall.” Tidak hanya tersandung, tapi juga terjatuh. Kata ketekunan atau keseriusan, kerajinan untuk berusaha keras untuk lebih sungguh-sungguh ini memiliki arti yang sangat penting. Kita perlu tahu bahwa kita tidak akan pernah dapat menghayati hidup yang penuh kemenangan tanpa adanya ketekunan ini.

Kita tidak akan mampu hidup dengan iman ala kadarnya. Dan kita pun tidak bisa melakukannya setengah-setengah. Di satu sisi kita taat, di sisi lain kita langgar. Di saat tertentu kita patuh, tapi di saat lain kita mengabaikannya. Tidak! Ini tidaklah menggambarkan sebuah kesungguhan.  Kita tidak akan bisa berdiri teguh tanpa membaca Alkitab. Tidak akan pernah cukup jika kita hanya mengandalkan kebaktian seminggu sekali di gereja saja, lalu hidup sepenuhnya tanpa Tuhan selama seminggu penuh. Itu tidak akan pernah cukup. Jika kita termasuk dalam golongan ini, tidaklah heran jika kita terus saja tersandung, terjatuh dan lagi-lagi gagal. Kita seharusnya dicanangkan untuk tidak pernah tersandung dan terjatuh. Never stumble or fall. Jika kita ingin bertahan menghadapi hari-hari yang sulit yang akan terus datang, kita semua membutuhkan iman yang dewasa. Dan caranya tidak lain adalah dengan lebih sungguh-sungguh lagi menyerahkan diri kita kepada Firman. Jika kita sudah melakukannya, berusahalah untuk lebih baik dan lebih rajin lagi daripada sebelumnya.

 

Berusaha sungguh-sungguh untuk meneguhkan panggilan dan pilihan kita, akan membawa kita naik ke level yang lebih tinggi, dimana semua berkat Tuhan mengikuti kita.

 

Artikel oleh: November 12, 2013   Kategori : Biblical Devotion (Renungan Alkitabiah), Biblical Devotion from Peter (Renungan Alkitab dari Surat Petrus)  Sebarkan 

Tulis Komentar Anda