Jangan Lupakan!

“Engkau ini harus berbalik kepada Allahmu, peliharalah kasih setia dan hukum,

dan nantikanlah Allahmu senantiasa.” (Hosea 12 : 7)

Jangan Lupakan

Tatkala kita masih kecil dan suka bermain.., ketika sayup-sayup kita mendengar suara orang tua memanggil pulang, kadang kala kita enggan mendengar karena saking asyiknya bermain. Tetapi orang tua kita dengan penuh kasih sayang menggendong dan membawa kita pulang.  Beranjak dewasa, kadang kala kita mulai sibuk dengan kepentingan diri sendiri dan kadang kala menganggap diri kita lebih mampu ketika orang tua menyuruh kita pulang. Bisa saja kita membantah lalu pergi atau sekedar menyenangkan hati orang tua (bukan sebuah ketulusan).

Seandainya kita masih kecil, mungkin kita akan dipaksa pulang, tetapi ketika beranjak dewasa kita dibiarkan untuk merasakan dan mengartikan hidup ini.  Tetapi perlu diingat, setiap jalan yang kita pilih memiliki konsekuensinya.  Sebenarnya kedewasaan bukan membuat kita bisa bebas sesuka hati kita, tetapi kedewasaan seharusnya membuat diri kita lebih bertanggung jawab.

Kita semua pasti pernah mendengar lagu yang berjudulkan “ku tak bisa jauh darimu”, suatu ungkapan yang ingin mengatakan bahwa keberadaan seseorang itu penting, baik dalam suka mau pun duka, terlebih-lebih jika seseorang itu adalah Allah kita, orang tua kita , anak, pasangan hidup, kekasih dan sahabat karib kita.

Kita boleh belajar dari pengalaman hidup Yakub dan Efraim, segala sesuatu akan sia-sia jika kita melupakan Allah dan menjauh dari Dia.  Karena segala sesuatu datangnya dari Allah dan Allah akan membalas setimpal setiap kebaikan dan kejahatan yang kita perbuat.

 

Jangan lupakan Tuhan sekalipun Anda telah hidup senang.

Tetaplah pelihara kasih setia dihadapan-Nya!

Artikel oleh: September 27, 2013   Kategori : Biblical Devotion (Renungan Alkitabiah), Biblical Devotion from Hosea (Renungan Alkitab dari Kitab Hosea)  Sebarkan 

Tulis Komentar Anda