Tuhanlah Perlindungan!

“Bersorak-sorailah dan bersukarialah, hai puteri Sion, sebab sesungguhnya Aku datang dan diam di tengah-tengahmu,

demikianlah firman TUHAN”

(Zakharia 2 : 10)

 

Bagaimana Tuhan menyatakan kasih-Nya kepada umat-Nya sekali lagi?  Saat murka, Ia telah mencerai-beraikan mereka ke empat penjuru dunia (ayat 6). Mereka kehilangan jati diri dipisahkan dari tanah air leluhur mereka.  Ternyata penglihatan ini bermaksud menegaskan rencana Allah untuk menyatakan kasih-Nya lagi kepada mereka, lewat pemulihan yang tuntas. Yerusalem yang sudah diukur, akan menjadi tempat umat yang tercerai berai itu berkumpul dan menikmati lagi segala berkat-Nya. Demi kemuliaan-Nya, Ia bertindak membela umat-Nya yang telah tercela di penjajahan musuh. Bagi Tuhan, umat yang dikasihi-Nya itu adalah seperti biji mata-Nya. Bukankah ungkapan itu pernah disebut-sebut pada masa lalu (Ul. 32:10; lih. Mzm. 17:8), yang membuktikan bahwa Tuhan tidak pernah berhenti mengasihi mereka, walau mereka sering membuat Dia marah bahkan sakit hati. Sedemikian kasih Tuhan, sehingga siapa pun yang mengganggu umat-Nya, sama saja sedang mencolok mata-Nya.

Ternyata pula pemulihan umat Tuhan bukan hanya untuk dinikmati oleh segelintir orang. Yerusalem yang tidak bertembok itu, terbuka untuk segala bangsa yang mengakui Tuhan sebagai Allah mereka, dan mereka sebagai umat-Nya (ayat 11). Kita diingatkan, kasih Tuhan tidak terbatas pada umat-Nya, tetapi seluruh manusia menjadi
sasaran kasih Allah.

Sekali lagi, kita belajar bahwa kasih Tuhan dan perlindungan-Nya sungguh luar biasa. Tidak pernah ada kasih yang begitu konsisten, tidak dapat digoyahkan bahkan oleh kedurhakaan orang yang membalas kasih dengan pengkhianatan sekalipun. Bahkan kasih yang begitu rela mengorbankan Anak-Nya yang Tunggal sampai mati, demi menyelamatkan umat manusia yang lebih pantas dibinasakan.  Adakah respons yang lebih tepat selain mengabdikan diri kepada Allah yang Maha Kasih agar semua orang boleh mengerti serta menerima kasih yang menyelamatkan itu.

Tuhanlah perlindungan kita; Tuhanlah penyelamat kita;

Tuhanlah sumber kekuatan kita!

 

Artikel oleh: June 20, 2013   Kategori : Biblical Devotion (Renungan Alkitabiah)  Sebarkan 

Tulis Komentar Anda