Dikenal Oleh Allah

Bacaan Alkitab: 1 Korintus 8: 1 – 13

“Tetapi orang yang mengasihi Allah, ia dikenal oleh Allah” (1 Korintus 8 : 3)

 kneeling
Seorang penginjil yang memberi hidupnya untuk melayani Tuhan sepenuhnya suatu hari mendapat kesempatan pulang ke negara asalnya. Kebetulan, ia berada di kapal yang sama dengan orang yang sangat terkenal pada masa itu. Ketika kapal merapat di pelabuhan, ada banyak sekali orang yang menyambut orang terkenal ini. Rupanya, orang ini merupakan figur yang sangat disanjung di negaranya. Sebaliknya, hamba Tuhan ini hanya disambut oleh beberapa orang. Hal ini sempat membuatnya kecewa dan ia pun bertanya-tanya mengapa tidak ada yang menyambutnya, padahal ia juga berjasa memenangkan banyak jiwa bagi Tuhan. Tiba-tiba, Tuhan mengintervensi dirinya dan berkata, “Nak, mengapa kamu merisaukan hal seperti ini? Kamu kan belum pulang (ke surga)?” Tuhan mengingatkan bahwa seisi surga telah menyiapkan sambutan khusus buat hamba Tuhan ini ketika ia pulang ke surga nanti.

Dalam uraiannya tentang penyembahan berhala, Rasul Paulus menyisipkan hal yang menarik saat berkata, “Tetapi orang yang mengasihi Allah, ia dikenal oleh Allah.”  Ada anggapan yang diyakini banyak orang percaya, bahwa orang yang melakukan sesuatu untuk Tuhan, senantiasa menyebut nama Tuhan, bahkan melakukan mukjizat adalah orang mengasihi dan mengenal Tuhan. Hal tersebut bukan jaminan, seperti yang ditegaskan-Nya di Matius 7:21-23. ayat-ayat ini tidak berbicara mengenai orang yang belum mengenal Tuhan, tetapi orang percaya. Karena orang yang belum mengenal Tuhan tidak mungkin bernubuat, mengusir setan atau bahkan melakukan mujizat demi nama Tuhan.  Mengasihi Allah berbicara mengenai seberapa dalam kita mengenal Dia. Mengasihi Allah berbicara mengenai ketaatan kita terhadap firman dan kehendak-Nya dalam hidup kita.

Orang yang mengenal Tuhan dan taat terhadap perintah-Nya, dikenal oleh Allah. Seberapa dalam kita mengenal dan taat kepada Allah?

Marilah kita mewujudkan kasih kepada-Nya dengan menjadi umat yang takut akan Allah dan taat terhadap kehendak-Nya.

Artikel oleh: February 19, 2013   Kategori : Biblical Devotion from 1 Corinthians (Renungan Alkitabiah dari Kitab 1 Korintus)  Sebarkan 

Tulis Komentar Anda