Mengucap Syukur

Bacaan Alkitab: 1 Korintus 1: 1 – 9

“Aku senantiasa mengucap syukur kepada Allahku karena kamu atas kasih karunia Allah yang dianugerahkan-Nya kepada kamu dalam Kristus Yesus.” (1 Korintus 1:4)

worship God

Selalu ada alasan untuk mengucap syukur kepada Allah. Hal itulah yang selalu Paulus kembangkan, bukan hanya atas apa yang telah Allah kerjakan dalam kehidupannya secara pribadi maupun dalam pelayanannya, namun juga atas apa yang Allah kerjakan dalam kehidupan jemaat di Korintus.  Paulus menyebut dua karunia yang dihargai sekali oleh orang Korintus, yakni perkataan dan pengetahuan. Karunia perkataan berhubungan dengan pemberitaan kebenaran, sedang pengetahuan adalah pemegangan akan kebenaran tersebut.

Hal-hal tersebut dalam pandangan Paulus sesungguhnya merupakan kekayaan yang tidak ternilai. Namun perlu diingat bahwa, sekalipun banyak karunia yang dimiliki oleh jemaat Korintus, mereka belumlah sempurna, masih ada kekurangan dan kelemahannya. Dan kesempurnaan itu sendiri Allahlah yang mengerjakannya pada hari yang juga telah ditentukan-Nya.

Bila hati kita memang kaya dengan ucapan syukur, maka akan selalu ada alasan untuk mengucap syukur. Kita bisa melihat kebaikan Tuhan bukan hanya atas apa yang telah Ia kerjakan atau berikan kepada kita secara pribadi, namun juga atas apa yang telah Tuhan perbuat bagi yang lain, bila hati kita kaya dengan ucapan syukur. Jadi bisa kita katakan bahwa mengucap syukur juga merupakan kekayaan batiniah yang tidak ternilai. Doa dan ucapan syukur yang kita naikkan untuk semua orang akan membawa kita hidup tenang dan tentram dalam segala kesalehan dan itu adalah hal yang baik dan berkenan dihadapan Allah (1 Timotius 2:1-3).

Jadikan Allah sebagai pusat hidup kita dan jangan hanya berpusat pada diri sendiri, maka Dia juga yang akan membuat hati kita senantiasa melimpah dengan ucapan syukur.

Artikel oleh: February 7, 2013   Kategori : Biblical Devotion from 1 Corinthians (Renungan Alkitabiah dari Kitab 1 Korintus)  Sebarkan 

Tulis Komentar Anda