Pimpinan Tuhan

Bacaan Alkitab: Keluaran 39 – 40

“Lalu awan itu menutupi Kemah Pertemuan, dan kemuliaan Tuhan memenuhi Kemah Suci” (Keluaran 40 : 34)

pentecost

Pada waktu saya mengikuti panggilan Tuhan dengan mengikuti pembentukan melalui sekolah Theologia; pada titik tertentu saya pernah berniat untuk berhenti dan tidak melanjutkan sekolah saya.  Namun, pada saat hati saya sedang bimbang, akhirnya Tuhan meneguhkan hati saya untuk terus lanjut sampai selesai. Pada akhirnya saya mengerti bahwa lewat ketekunan saya sampai pada akhirnya di wisuda, Mama mau menyerahkan dirinya dibaptis di gereja Sidang Jemaat Allah setelah hampir 5 tahun saya doakan.

Ketika Tuhan memimpin langkah kita, kerap kali Tuhan tidak memberitahukan kepada kita rencana-Nya dari awal sampai akhir. Tuhan memimpin kita selangkah demi selangkah. Seperti halnya ketika Tuhan memimpin bangsa Israel menuju tanah Kanaan. Tuhan memimpin mereka melalui keberadaan tiang awan. Jika awan naik dari atas kemah suci, bangsa Israel berangkat; sebaliknya, jika awan itu tidak naik, mereka tidak berangkat (ayat 36, 37). Tuhan sama sekali tidak menjelaskan, mengapa mereka mesti berangkat pada saat itu dan mengapa mereka harus menetap untuk beberapa waktu.

Rencana dan pemikiran Tuhan melampaui apa yang dapat kita pikirkan. Karena itu, kita mesti percaya; percaya kepada Allah dan tidak bersandar pada pengertian kita sendiri (Amsal 3:5).  Jika Tuhan memimpin kita melangkah ke tempat baru atau meminta kita bertahan pada situasi yang tidak mengenakkan sekalipun, percayalah Tuhan punya rencana indah. Yang Tuhan minta dari kita adalah ketaatan dan kepercayaan total akan pimpinan-Nya.

Pimpinan Tuhan bagai pelita yang menerangi kegelapan, jika kita mau melangkah, kelak kita akan sampai di tujuan.

Artikel oleh: February 6, 2013   Kategori : Biblical Devotion from Exodus (Renungan Alkitabiah dari Kitab Keluaran)  Sebarkan 

Tulis Komentar Anda