STT SATYA BHAKTI Saat ini

Lebih dari 110 Mahasiswa berada di Kampus milik GSJA ini. Sekolah di mana banyak Pelayan Injil GSJA juga dilahirkan melalui pendidikan di sana, pada bulan-bulan tertentu Sekolah ini berada dalam udara yang sejuk, cocok untuk suasana belajar. Lokasi 4,5 hektar dimana STT SATYA BHAKTI (SATI) dan Percetakan GANDUM MAS berada, diapit oleh beberapa perusahaan, tetapi kesejukan suasana dalam Sekolah tersebut masih terasa. Saat Rapat Badan Pengurus Pusat beberapa hari yang lalu di SATI saya sempat merekamnya dengan kamera di handphone, sebagai berikut:

Chapel

Ruma kediaman Ketua Sekolah Pdt. Gatut B.

Asrama Pria

Ruang makan sekaligus ruang belajar

Asrama Pria

Rumah Pdt. Gani W.

Ruang olah raga sekaligus tempat pertemuan/KKR

Sebelah kanan Asrama Putri. Sejumlah fasilitas masih ada di bagian belakang sekolah, yang adalah ruang kelas dan asrama Putri juga dan perumaha dosen lainnya.

 

 

Artikel oleh: April 30, 2011  Tags:   Kategori : Artikel  Sebarkan 

9 Komentar

  1. wilson silaban - April 30, 2011

    Lokasi, fasilitas,kompetensi akademik, atmosfer sejuk mungkin yang terbaik untuk tingkat perguruan Theologia GSJA ? Bagaimana dengan tingkat pembinaan spiritualitasnya dan praktikalnya apakah sudah cukup ? Keseimbangan antara beban akademis dan energi yang dibutuhkan dengan kecukupan gizi bagi mahasiswa asrama ?

  2. Adinda Sue - April 30, 2011

    wah рЯША

  3. Yusuf Eko W - April 30, 2011

    Mari kita doakan dan dukung Program Pendidikan Pelayan Injil GSJA
    dan termasuk di dalamnya STT (sekolah Tinggi Teologia) GSJA agar senantiasa
    Tuhan semakin memakainya untuk mempersiapkan Pelayan Tuhan yang siap
    memberitakan Injil Kristus dan mendemontrasikan kasih-Nya bagi sesama.
    Terimakasih Para Dosen yang telah mendidik sebagian besar telah menjadi Pemimpin Rohani yang memuliakan Tuhan.

  4. Elia P. Ambarita - April 30, 2011

    Saya setuju dengan Bapak Wison Silaban. Melihat perkembangan zaman yang semakin pesat, populasi penduduk yang terus bertambah, maka kalau bisa sekolah-sekolah theologianya GSJA bisa menghasilkan Hamba-hamba Tuhan yang militan, memiliki daya dobrak yang dahsyat (kuasa untuk mmberitakan injil yang disertai dengan tanda-tanda yang heran, Markus 16:17)untuk memenangkan banyak jiwa bagi kemuliaan Tuhan. Bukan hanya menghasilkan sarjana-sarjana theologia tetapi loyo dan melempem.
    Kita harus ingat Firman Tuhan yang mengatakan, “Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit, Matius 9:37; Lukas 10:2”
    1. Sangat banyak tempat yang memiliki potensi di Indonesia ini untuk dibuka gereja baru, jadi jangan hanya tinggal di kota-kota besar atau tempat-tempat yang enak saja.
    2. Mari kita pertajam pendengaran kita karena ada banyak jiwa yang berteriak dan memerlukan uluran tangan kita supaya mereka tidak masuk ke dalam nereka, (Panggilan Makedonia).

    Najulah Sekolah-sekolah theologia, majulah GSJAku, majulah Indonesia. Tuhan memberkati.

  5. Adi P.Nugroho - May 7, 2011

    Saya setuju dengan Bapak Wilson Silaban, namun kira2 apa yang bisa bapak berikan sebagai solusinya. Menurut saya “buah jatuh tak jauh dari pohonnya” dalam hal keteladanan spiritual. Yang namanya teladan itu bisa dilihat, disentuh, diraba, diikuti, jadi secara kasat mata dapat di-observasi. Jadi perlu spiritulitas dosen2 juga dapat diikuti oleh anak2 didiknya, setiap hari. Mengenai praktikal, saya melihat sudah ada beberapa kali perubahan, dosen seyogyanya punya pengalaman lapangan selalu up to date, bukan cerita “dulunya saya…..”. Kita juga perlu gunakan source luar seperti gembala2 potensial yang jika kita memperhatikan dengan seksama, api pentakostalisme itu masih membara dan punya potensi untuk men-training mahasiswa dengan baik. Kadang2 kita juga perlu tahu sejauh mana produktifitas kegiatan weekend itu sendiri. Mahasiswa yang mengikuti juga tidak tahu feedback dari gembala atau gereja atau sekolah. Sebab pengalaman praktikal hanya dapat diketahui jika seseorang mahasiswa sudah tinggal bersama dengan gembala, minimal 3 bulan, saya patok yang bagus itu, minimal 6 bulan.ketahanan praktikal, daya juang dan pengetahuan baru bisa kita dapat lihat dan gali lebih dalam.

    Soal keseimbangan akademis dan pasokan gizi, saya rasa itu perlu juga diperhatikan di masa kini, dimana bahan2 sudah tidak sealami jaman dahulu, bukan saya katakan anak teologi tidak mau tahan menderita lho….tapi bagaimana mungkin misalnya, anak2 anda dapat menyerap pelajaran dengan baik kalau makannya Potatos melulu.

    Sebenarnya jika kita tahu otoritas Alkitab yang berkuasa itu dapat dipahami secara menyeluruh dan lengkap, maka saya yakin baik pemimpin maupun sidang jemaat dapat lebih mudah membedakan pengajaran yang baik dan yang salah (bukan yang kurang tepat saja).

    Apakah pekerja memang (seharusnya)sedikit ? saya rasa itu pemahaman yang tidak Alkitabiah juga. Pemimpin sidang jemaat bukanlah seorang CEO semata-maata tapi sebagai Equiper. coba dicermati lebih lagi ya…. Jangan patah semangat, maju dengan gairah sorgawi dong. Yes Yes Yes!
    Tuhan Yesus Memberkati.

    Adi P.Nugroho
    GSJA “Yerusalem Baru”
    Tegal – Jateng

  6. gokmen pasaribu - May 11, 2011

    Syalom, pak Pdt.Gatut Budiyono, sebagai Ketua STT SATI, Saya Pdt. G. Pasaribu, Gembala Sidang GSJA di Dairi SUMUT-2, mau kasih usul, jika berkenan, bagaimana jika seorang gembala sidang yang ingin lanjut/memperdalam pengetahuan teologi di STT, namun tak ada dananya, bolehkah bapak kasih solusinya. Thanks

  7. Michael Gerald Aipassa - May 18, 2011

    Shallom…. Saya Michael dari GSJA El-Shaddai Makassar…. Saya membutuhkan informasi pendaftaran mahasiswa baru di STT SATI tahun ini…. Thanks n Jbu….

  8. pdt DRS marthen pukapuka - July 19, 2012

    shalom ….
    mohon kirimkan pada kami,syarat2 pasca sarjana,strata 1 jarak jauh dan S1 reguler.dengan alamat GSJA Kabar Sukacita Babang Bacan timur Halmahera Selatan Maluku utara 97791
    hp 082187122612
    trimakasih atas pelayanannya.Tuhan memberkati

  9. Antonius Mulyanto - August 23, 2012

    P Marthen, e-mail nya saya sdh forward ke P Gani Wiyono, Puket 1 STT Satya Bhakti, No HP nya 0818535622

Tulis Komentar Anda