Mintalah Penyertaan Tuhan!

Artikel oleh:

Mintalah Penyertaan Tuhan

“Keturunan Yusuf juga maju menyerang Betel, dan TUHAN menyertai mereka” (Hakim-Hakim 1 : 22)

 

Keturunan Yusuf menjadi teladan yang baik mengenai pelajaran rohani penting yang kedua dari kitab Hakim-hakim, yaitu, “Orang percaya seharusnya meminta penyertaan Tuhan dalam segala pekerjaan yang mereka lakukan.”  Me-ngapa?  Karena berkat dan sukses yang sejati itu berasal dari Allah sendiri.  Terbukti, keturunan Yusuf berhasil merebut Betel, sebuah kota yang kelak memainkan peranan yang sangat penting dalam sejarah umat Tuhan.

Napoleon, satu kali berkata, “Allah berpihak kepada arti-leri yang paling berat.”  Di Waterloo, dia terbukti keliru, karena ternyata 160 pasukan senjata Inggris mampu me-ngalahkan 250 pasukan bersenjata Perancis.

Betapa tidak berdaya nampaknya William of Orange dan orang Belanda dibandingkan Spanyol dan pasukan keagamaan dari Roma.  Akan tetapi, Allah menyertai William of Orange dan mereka pun memenangkan pertempuran.  Betapa tidak berartinya suara seorang pengkhotbah, seperti Parkhurst, di hadapan masyarakat kotanya yang jahat.  Di te-ngah perjuangannya menentang perbudakan, sang pengkhotbah berkata, “Saudara-saudariku, sepintas memang jumlah mereka banyak sekali, tetapi jangan lupa bahwa Allah di pihak kita Baca selanjutnya »

April 1, 2014   Kategori : Biblical Devotion (Renungan Alkitabiah), Biblical Devotion from Judges (Renungan Alkitab dari Kitab Hakim-Hakim)  belum ada komentar

Mintalah Petunjuk Tuhan!

Artikel oleh:

Mintalah Petunjuk Tuhan

Sesudah Yosua mati, orang Israel bertanya kepada TUHAN: “Siapakah dari pada kami yang harus lebih dahulu maju menghadapi orang Kanaan untuk berperang melawan mereka?” (Hakim-Hakim 1 :1)

 

A.C. Harvey menggarisbawahi bahwa pelajaran terpenting dari pembukaan kitab Hakim-hakim adalah agar “Orang percaya meminta petunjuk Tuhan terlebih dahulu sebelum mengambil keputusan dan langkah strategis.”  Itulah yang dilakukan oleh umat Israel sesaat setelah kematian Yosua.  Ketika Tuhan memberi petunjuk dan suku Yehuda menaatinya, terbukti Yehuda meraih kemenangan dalam peperangan ke mana pun mereka pergi.  Mengapa? Karena Allah mengurapi setiap orang yang berada dalam pimpinan-Nya, sehingga apa pun yang diperbuatnya pasti berhasil.

Ketika Barnabas Shaw, seorang missionary, dilarang untuk berkhotbah di Cape Town, dia berdoa memohon petunjuk Tuhan.  Sungguh di luar dugaannya, Tuhan mengarahkannya bukan untuk meninggalkan Afrika, tetapi justru untuk masuk lebih dalam.  Dia, kemudian, membeli sepasang kerbau, mengajak istri dan mengangkat semua barang bawaan ke gerobak dan melanjutkan perjalanan ke Baca selanjutnya »

March 31, 2014   Kategori : Biblical Devotion (Renungan Alkitabiah), Biblical Devotion from Judges (Renungan Alkitab dari Kitab Hakim-Hakim)  belum ada komentar

Dia Ada di Sini

Artikel oleh:

Dia Ada Di Sini

“Yesus tiba-tiba berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata kepada mereka, “Damai sejahtera bagi kamu!” (Lukas 24:36)

Kesebelas rasul berkumpul bersama pada hari kebangkitan Yesus. Mereka sedang membicarakan peristiwa-peristiwa aneh yang terjadi hari-hari itu, dan baru saja mendengar sebuah laporan dari dua orang yang mengatakan telah melihat Yesus. Lalu, tiba-tiba saja Dia hadir di situ! Sang Juruselamat berkata, “Damai sejahtera bagi kamu!” (Lukas 24:36).

Saya bertanya-tanya apakah kita sadar bahwa ketika berkumpul bersama teman-teman di gereja, di rumah, di persekutuan doa, dan di berbagai pertemuan, bahkan di tengah keluarga, sesungguhnya Yesus juga ada di sana.  Dia berkata, “Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman” (Matius 28:20). Apakah kita sungguh-sungguh percaya Dia bersama kita, mendengarkan setiap ucapan kita, dan melihat semua yang kita lakukan?

Beberapa pelajar membicarakan tentang pengarang-pengarang besar di masa lalu. Lalu seseorang bertanya, “Bagaimana jika Milton tiba-tiba masuk ruangan ini?” “Ah!” jawab yang lain. “Kita akan menghormatinya dan memberi perhatian lebih karena ia hanya Baca selanjutnya »

March 29, 2014   Kategori : Biblical Devotion (Renungan Alkitabiah), Biblical Devotion from Luke (Renungan Alkitabiah dari Kitab Lukas)  belum ada komentar

Yesus Bangkit!

Artikel oleh:

Yesus Bangkit

“Ia tidak ada di sini, Ia telah bangkit.” (Lukas 24:6a)

 

Istilah kebangkitan berasal dari kata bahasa Latin ‘ressurrectio’ yang artinya dibangkitkan. Dalam Perjanjian Baru, kata kebangkitan berarti melepaskan tubuh dari kematian. Tentang kebangkitanNya, sesungguhnya Yesus telah memberitahukan terlebih dahulu kepada murid-muridNya, tertulis demikian: “Yesus memanggil kedua belas murid-Nya, lalu berkata kepada mereka: ‘Sekarang kita pergi ke Yerusalem dan segala sesuatu yang ditulis oleh para nabi mengenai Anak Manusia akan digenapi. Sebab Ia akan diserahkan kepada bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, diolok-olokkan, dihina dan diludahi, dan mereka menyesah dan membunuh Dia, dan pada hari ketiga Ia akan bangkit.’ “ (Lukas 18:31-33). Dan hal ini tergenapi, di mana pada hari pertama Minggu itu ketika Maria Magdalena dan Maria ibu Yakobus datang ke kubur Yesus dengan membawa rempah-rempah, mereka terkejut karena “…batu sudah terguling dari kubur itu, dan setelah masuk mereka tidak menemukan mayat Tuhan Yesus.” (Lukas 24:2-3). Hari Minggu itu menjadi Baca selanjutnya »

March 28, 2014   Kategori : Biblical Devotion (Renungan Alkitabiah), Biblical Devotion from Luke (Renungan Alkitabiah dari Kitab Lukas)  belum ada komentar

Dukung dan Doakanlah

Artikel oleh:

BPD GSJA  Papua Barat menyampaikan berita duka:
Telah meninggal dunia pada  hari Jumat, pkl .10 .00, Tgl.22 Maret 2014
Di RSU Sorong Papua Barat, Pdt Anton F. Berhitu, Gembala Sidang GSJA Anugerah Tugu merah Klamalu, Kabupaten Sorong.

Riwayat hidup & Pelayanan:
Nama                :     Anton Fredy Berhitu
TTL.                :     Akoon, 13 Juni 1961
Menikah dgn   :    Since Seilatu
Di karuniai 3 orang anak (2 perempuan dan 1 pria).

Beliau selesai pendidikan di Sekolah Alkita Kate-kate Ambon thn.1985,  kemudian melayani sebagai Gembala Sidang di Akoon thn.1986-1997.  Tahun 1998,  pindah ke Sorong Irian Jaya, merintis dan menggembalakan jemaat GSJA Anugerah Tugu merah Klamalu Kab. Sorong, sampai menghembuskan nafas terakhir.anton berhitu 1 anton berhitu 2 anton berhitu 3 anton berhitu 4 anton berhitu 5 anton berhitu 6 anton berhitu 7 anton berhitu 8 anton berhitu 9 anton berhitu 10 anton berhitu 11 Anton Berhitu

March 27, 2014   Kategori : Berita BPD, Berita Dukacita, Berita Terkini  belum ada komentar

Selalu Ada Pengampunan

Artikel oleh:

Selalu Ada Pengampunan

“Ya, Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat.”  (Lukas 23:34a)

 

Ada yin ada yang. Ada hitam ada putih. Ada baik ada buruk begitulah kehidupan ini. Coba anda renungkan sejenak apa yang anda lakukan saat ini. Mana yang sedang anda lakukan? Ketika masih kanak-kanak dulu, ada sebuah komik terkenal yang menceritakan kisah tentang persahabatan manusia dan robot kucing dari masa depan. Kucing tersebut memiliki berbagai macam alat yang dapat membawa manusia pergi ke mana saja, bahkan ke masa lalu. Biasanya manusia tersebut kembali ke masa lalu untuk memperbaiki kesalahan.

Yesus berkata ketika Ia disalib :”Ya, Bapa ampunilah mereka, sebab mereka, tidak tahu apa yang mereka perbuat.” Ia tahu dan memang benar-benar adalah Anak Allah. Namun, manusia tidak percaya terhadap-Nya. Sungguh sebuah kesalahan yang tidak disadari oleh manusia. Tidak mau mengakui Yesus karena Yesus tidak hadir dalam sosok yang mereka harapkan. Orang-orang memojokkan Yesus karena mereka berpikir bahwa Yesus ingin menggoyahkan kedudukan mereka.  Hingga kematiannya menjelang, orang di sebelah kanan yang disalibkan bersama-sama dengan Yesus, tidak mau mengakui Yesus. Tidak mau mengakui karena orang itu berpikir bahwa apapun yang menjadi kepercayaannya pasti diselamatkan. Justru pikiran semacam ini yang membuat ia tidak diselamatkan. Tetapi, Baca selanjutnya »

March 27, 2014   Kategori : Biblical Devotion (Renungan Alkitabiah), Biblical Devotion from Luke (Renungan Alkitabiah dari Kitab Lukas)  belum ada komentar

Bangkit Dari Kegagalan

Artikel oleh:

Sukses

“Tetapi Yesus berkata: “Aku berkata kepadamu, Petrus, hari ini ayam tidak akan berkokok, sebelum engkau tiga kali menyangkal, bahwa engkau mengenal Aku.” (Lukas 22 : 34)

Bagaimana cara pandang kita tentang kegagalan? Apakah kita melihat kegagalan itu sebagai sesuatu yang harus diratapi siang dan malam, atau kita bisa melihat berkat dibalik kegagalan sehingga kita tetap mampu mengucap syukur? Sebuah kalimat bijak berkata kegagalan adalah guru yang terbaik, dan itu adalah benar adanya. Banyak penemu-penemu besar semacam Edison, Wright bersaudara, atau James Watt, yang berguru pada guru terbaik bernama kegagalan. Kalau kita berpikir para penemu itu dahulu adalah orang yang cerdasnya luar biasa dan punya banyak duit sehingga bisa menunjang keinginan mereka menciptakan sesuatu, kita salah besar. Kebanyakan para penemu kecerdasannya sama seperti kita dan hartanya pun tak berlimpah ruah. Mereka bisa berhasil karena terus Baca selanjutnya »

March 26, 2014   Kategori : Biblical Devotion (Renungan Alkitabiah), Biblical Devotion from Luke (Renungan Alkitabiah dari Kitab Lukas)  belum ada komentar

Orang Yang Menang

Artikel oleh:

Orang Yang Menang

“Aku berkata kepadamu, sesungguhnya janda yang miskin ini memberi lebih banyak dari semua orang itu” (Lukas 21 : 3)

 

Di dunia ini, kita terbiasa menganggap orang yang menang adalah orang yang sukses mengalahkan orang lain. Menjadi nomor satu, itulah definisi pemenang. Bagi seorang pengusaha, menjadi yang terkaya di dunia. Bagi seorang politikus, menjadi orang nomor satu di negaranya. Bagi seorang pelajar, menjadi juara di sekolahnya. Dan seterusnya.  Namun, apakah itu juga definisi kemenangan di mata Allah? Kalau kita melihat kisah tentang janda miskin dan persembahannya, kita menemukan suatu definisi yang berbeda.

Janda miskin ini hanya memberikan dua peser uang. Jumlah yang menurut kamus Alkitab, sangatlah kecil nilainya. Kalah telak dibandingkan persembahan orang-orang kaya. Namun, bagi Yesus, persembahan ini justru lebih berharga daripada persembahan orang-orang kaya! Menurut standar Allah, si janda miskin ini tampil sebagai pemenang. Bagi Dia, kemenangan seseorang diukur dari seberapa maksimal ia berusaha memberikan apa yang ia mampu. Bukan seberapa hebat ia dibandingkan orang lain. Baca selanjutnya »

March 25, 2014   Kategori : Biblical Devotion (Renungan Alkitabiah), Biblical Devotion from Luke (Renungan Alkitabiah dari Kitab Lukas)  belum ada komentar

Masih Ada Harapan

Artikel oleh:

Harapan 

”Ia bukan Allah orang mati, melainkan Allah orang hidup, sebab di hadapan Dia semua orang hidup”  ( Lukas 20:38 )

 

Orang-orang Saduki adalah orang-orang yang hanya menerima ”kitab tertulis” (Pentateukh, lima kitab pertama Alkitab). Orang-orang Saduki tidak mempercayai akan kehidupan kekal. Keluaran 3:6 mengatakan bahwa:”Allah adalah Allah Abraham, Allah Ishak, dan Allah Yakub.” Dari ayat ini, mereka menyimpulkan bahwa Allah itu adalah Allah para leluhur yang sudah mati. Tetapi, Yesus menunjukkan dari ayat ini bahwa jika Allah itu adalah Allah ”para leluhur” itu, maka mereka pasti hidup. Jika, Allah adalah Allah untuk orang-orang yang hidup. Maka kebangkitan itu terbukti.

”Kekinian” dapat menjadikan seseorang tidak dapat terbuka terhadap ”harapan futuris.” Yesus tahu ”kekinian” mereka, karena mereka hanya ingin mempertahankan posisi mereka. Mereka ingin menjadikan ”harapan futuris” Yesus, menjadi hal yang menggelikan. Mereka malu terhadap diri sendiri, mereka tidak berbuat sesuatu bagi  orang-orang yang menderita. Tetapi, mereka tidak ingin kehilangan pamornya di hadapan orang banyak. Jika, ”harapan futuris” Yesus menarik keberpihakan orang banyak kepada-Nya, maka Baca selanjutnya »

March 24, 2014   Kategori : Biblical Devotion (Renungan Alkitabiah), Biblical Devotion from Luke (Renungan Alkitabiah dari Kitab Lukas)  belum ada komentar

Yesus Menangis

Artikel oleh:

Yesus Menangis

“Ketika Ia telah mendekati dan melihat kota itu, Yesus menangisinya, kata-Nya: ”Wahai, betapa baiknya jika pada hari ini juga engkau mengerti apa yang perlu untuk damai sejahteramu! Tetapi sekarang hal itu tersembunyi bagi matamu” (Lukas 19 : 41)

 

Kita membaca sebuah fakta bahwa Yesus menangis. Mengapa, dan kapan saja Yesus menangis? Jika kita meneliti kisah hidup Yesus, kita akan mendapati setidaknya ada tiga peristiwa saat Yesus menangis. Pertama, tentu saja ketika Yesus dilahirkan sebagai Bayi, demi menjadi manusia yang sama seperti kita. Kedua, Yesus menangis saat Lazarus meninggal dan diratapi oleh orang-orang terkasihnya (Yohanes 11:33-35). Dan ketiga, dalam bacaan hari ini.

Menarik bahwa Yesus tidak diceritakan menangis ketika Dia dicaci, dibenci, disalahmengerti, bahkan disalib sampai mati. Dia justru dicatat menangis ketika sedang dielu-elukan memasuki kota Yerusalem (ayat 41). Dia menangisi Kota Allah itu karena manusia di dalamnya tidak menyadari apa sesungguhnya yang mereka perlukan untuk kebaikan mereka (ayat 42). Tuhan telah melawat mereka, tetapi mereka tidak tahu, dan tidak mau tahu, sehingga ketika kebinasaan itu datang, mereka pun tergilas habis (ayat 43-44).

Mengapa dan kapan saja kita menangis? Apakah kita lebih banyak menangis karena dan bagi diri sendiri? Saat kita merasa “sakit”, Baca selanjutnya »

March 22, 2014   Kategori : Biblical Devotion (Renungan Alkitabiah), Biblical Devotion from Luke (Renungan Alkitabiah dari Kitab Lukas)  belum ada komentar