Bertobatlah!

Artikel oleh:

Bertobatlah

“Tetapi orang Yehuda melakukan apa yang jahat di mata TUHAN dan mereka menimbulkan cemburu-Nya dengan dosa yang diperbuat mereka lebih dari pada segala yang dilakukan nenek moyang mereka”. (1 Raja-Raja 14 : 22)

 

Menunda adalah sesuatu hal tidak baik untuk kita pelihara, apalagi menunda untuk tidak membereskan masalah ataupun hal yang bersangkut-paut dengan kesalahan dan dosa kita. Hal itulah yang digambarkan dalam kehidupan Yerobeam dan Rehabeam dalam pasal ini.

Menunda membereskan dosa merusak hubungan dengan Tuhan (14:1-20).  Dari satu sisi, Yerobeam sadar bahwa dia memerlukan pertolongan Tuhan saat menyaksikan bahwa anaknya sakit. Dari lain sisi, Yerobeam tidak mau membereskan dosanya sehingga dia ingin meminta pertolongan Tuhan secara sembunyi-sembunyi. Dia menyangka bahwa penyamaran isterinya dapat mengelabuhi nabi Ahia. Dosa membuat Yerobeam tidak berani secara terbuka meminta pertolongan Tuhan.

Menunda membereskan dosa akan membuat kita semakin jatuh dalam dosa (14:21-31). Rehabeam tetap tidak bertobat walaupun Israel telah terpecah menjadi dua kerajaan akibat kesombongannya. Akibatnya, penyebaran gaya hidup yang berdosa tidak bisa dicegah. Baca selanjutnya »

December 2, 2014   Kategori : Biblical Devotion (Renungan Alkitabiah), Biblical Devotion from 1 Kings  belum ada komentar

Stay Courageous

Artikel oleh:

Stay Courages

“Sebab beginilah diperintahkan kepadaku atas firman Tuhan: Jangan makan roti atau minum air dan jangan kembali melalui jalan yang telah kautempuh itu.” (1 Raja-Raja 13)

 

Seorang abdi Allah dari Yehuda datang menemui raja Yerobeam untuk menyampaikan pesan Tuhan.  Singkatnya, Ia berhasil membuat sang Raja tertegur, bahkan mengadakan banyak mukjizat. Tetapi ada satu hal yang Tuhan perintahkan kepada abdi Allah ini, yaitu untuk jangan minum roti atau minum air, dan jangan kembali melalui jalan yang telah ia tempuh.  Raja membujuk abdi Allah ini sedemikian rupa (Ay 7). Namun kembali abdi Allah ini menolak dengan tegas (Ay 8).  Betapa luar biasanya ketaatan abdi Allah ini. Ia tidak  goyah sedikit pun.  Namun di tengah jalan, ia bertemu dengan seorang nabi Tuhan yang sudah tua. Dengan segala bujuk rayunya, nabi tua ini berusaha memprovokasi abdi Allah (Ay 18).

Lalu apa yang terjadi?  Abdi Allah ini percaya. Ia lebih mempercayai perkataan nabi tua ini dibanding perintah Allah. Abdi Allah itu mulai kompromi dan menjadi tidak taat. Akhir hidupnya mengenaskan. Ayat 24 menyebutkan, “Orang itu pergi, tetapi di tengah jalan ia diserang Baca selanjutnya »

December 1, 2014   Kategori : Biblical Devotion (Renungan Alkitabiah), Biblical Devotion from 1 Kings  belum ada komentar

Jangan Terbuai!

Artikel oleh:

Jangan Terbuai

“Sebab itu TUHAN menunjukkan murka-Nya kepada Salomo, sebab hatinya telah menyimpang dari pada TUHAN, Allah Israel, yang telah dua kali menampakkan diri kepadanya”  (1 Raja-Raja 11:9)

 

Hikmat yang diberikan Tuhan untuk memperlengkapi Salomo sebagai pemimpin Israel berdampak positif dalam kehidupannya:  Salomo menjadi sangat terkenal dengan kebijaksanaannya.  Imbasnya adalah ke seluruh aspek kehidupannya, Salomo menjadi orang yang cakap di segala bidang, makin hari makin berhasil dan makin hari makin diberkati.  Akhirnya Salomo pun berlimpah dengan harta dan kekayaan.  Takhta dan harta ada dalam genggamannya;  namun biasanya seseorang yang memiliki semuanya, kehidupannya tak jauh pula dari wanita.  Terbukti ”…raja Salomo mencintai banyak perempuan asing. Di samping anak Firaun ia mencintai perempuan-perempuan Moab, Amon, Edom, Sidon dan Het,” (1 Raja-Raja 11:1).

Ternyata kehidupan yang diberkati Tuhan tidak menjamin seseorang akan semakin mengasihi Tuhan dan hidup dalam ketaatan.  Ada dua kemungkinan:  berkat dan kedudukan tinggi akan membuat seseorang semakin mengasihi Tuhan, atau malah sebaliknya membuat seseorang menjadi lupa diri, makin terlena dengan kenikmatan yang ada, dan akhirnya meninggalkan Tuhan dan berkompromi dengan dosa.  Inilah yang terjadi dalam diri Salomo:  harta dan takhta membuatnya berubah, awalnya begitu mengasihi Tuhan dan memiliki hati yang takut akan Dia, kini hatinya lebih condong kepada perkara-perkara duniawi. Baca selanjutnya »

November 29, 2014   Kategori : Biblical Devotion (Renungan Alkitabiah), Biblical Devotion from 1 Kings  belum ada komentar

Taatilah Tuhan!

Artikel oleh:

Taat

“Jika engkau hidup di hadapan-Ku sama seperti Daud, ayahmu, dengan tulus hati dan dengan benar… maka Aku akan meneguhkan takhta kerajaanmu atas Israel untuk selama-lamanya.” (1 Raja-raja 9:3-4)

 

Salah satu doa terindah yang pernah dicatat dalam Alkitab adalah doa Salomo. Doa ini dinaikkan Salomo ketika ia akan menahbiskan Bait Suci. Karena doanya yang benar, Allah merespon dengan menampakkan diri-Nya kepada Salomo dan berkata kepadanya: “Telah Kudengar doa dan permohonanmu yang kausampaikan ke hadapan-Ku” (ay. 3).  Selanjutnya, Tuhan memberikan janji-Nya pada Salomo, jika ia hidup di hadapan Tuhan sama seperti Daud, ayahnya, “dengan tulus hati dan benar, dan berbuat sesuai dengan segala yang Kuperintahkan kepadamu; …maka Tuhan akan meneguhkan takhta kerajaan Salomo atas Israel untuk selama-lamanya” (ay. 4). Sebaliknya, Tuhan juga memperingati Salomo, “Tetapi jika kamu ini dan anak-anakmu berbalik dari pada-Ku dan tidak berpegang pada segala perintah dan ketetapan-Ku yang telah Kuberikan kepadamu, dan pergi beribadah kepada allah lain dan sujud menyembah kepadanya, maka Aku akan melenyapkan orang Israel dari atas tanah yang telah Kuberikan kepada mereka, dan rumah yang telah Kukuduskan bagi nama-Ku itu, akan Baca selanjutnya »

November 28, 2014   Kategori : Biblical Devotion (Renungan Alkitabiah), Biblical Devotion from 1 Kings  belum ada komentar

Milikilah HikmatNya!

Artikel oleh:

Hikmat

“Dan Tuhan memberikan hikmat kepada Salomo seperti yang dijanjikanNya kepadanya; maka damaipun ada antara Hiram dan Salomo, lalu mereka berdua mengadakan perjanjian” (1 Raja-Raja 5:12)

 

Manusia adalah makhluk sosial yang membutuhkan orang lain karena ia tidak dapat hidup sendiri. Mereka hidup saling membantu, bekerja bersama, saling pengertian dan saling menghargai untuk mencapai tujuan bersama. Pada masa pemerintahan raja Salomo, ketika negeri  Israel sudah aman, maka Salomo berniat mendirikan rumah Tuhan seperti janji Tuhan kepada Daud ayahnya. Salomo tidak bekerja sendiri, ia melangkah dengan hikmat Tuhan:

1) Bermitra dengan orang yang benar (ayat 2-8). Salomo bermitra dengan Hiram sahabat ayahnya yang memiliki banyak tukang kayu. Hiram berperan sangat penting dalam menyediakan bahan bangunan yang amat diperlukan. Ajakan Salomo dengan pesan yang penuh hikmat disambut Hiram dengan sukacita dan memuji Tuhan (ayat7), dan dia memberi respons (ayat8).

2) Membangun kemitraan secara benar (ayat 9-12). Ketika Hiram meminta agar Salomo menyediakan makanan bagi seisi istananya, Salomo memenuhinya (ayat 13 – 18). Dengan demikian terciptalah damai diantara mereka dalam persahabatan yang penuh pengertian. Baca selanjutnya »

November 27, 2014   Kategori : Biblical Devotion (Renungan Alkitabiah), Biblical Devotion from 1 Kings  belum ada komentar

Jangan Iri Hati!

Artikel oleh:

Jangan Iri Hati

 “Maka kata perempuan yang empunya anak yang hidup itu kepada raja, sebab timbullah belas kasihannya terhadap anaknya itu, katanya: “Ya tuanku! Berikanlah kepadanya bayi yang hidup itu, jangan sekali-kali membunuh dia.” Tetapi yang lain itu berkata: “Supaya jangan untukku ataupun untukmu, penggallah!” (1 Raja-raja 3 : 26)

 

Pernahkah Saudara merasa kurang beruntung dari orang lain? Kita sepertinya terus ditimpa kesusahan, sedangkan teman-teman kita tampaknya bahagia, makmur, dan mapan? Lalu, adakah ketidakpuasan itu membangkitkan sikap permusuhan dalam hati kita? Kita menjadi tidak suka pada orang-orang di sekeliling kita? Atau, lebih parah lagi, kita ingin merampas kebahagiaan orang yang lebih beruntung itu?

Rasa tidak suka melihat orang lain lebih beruntung adalah kecenderungan manusia berdosa. Salomo mengenalinya melalui hikmat yang Tuhan karuniakan kepadanya ketika ia menghadapi dua orang ibu yang memperebutkan anak. Oleh hikmat itu, ia dapat mengambil keputusan yang tepat. Mula-mula dengan cerdik ia menawarkan solusi yang tak terduga, yaitu hendak membagi si bayi menjadi dua. Artinya, bayi itu akan mati juga. Ternyata, ibu yang anaknya meninggal merasa senang. Rupanya ia menginginkan temannya juga sengsara seperti dirinya. Melihat Baca selanjutnya »

November 26, 2014   Kategori : Biblical Devotion (Renungan Alkitabiah), Biblical Devotion from 1 Kings  belum ada komentar

Tetaplah Setia !

Artikel oleh:

Tetaplah Setia

“Kemudian Daud mendapat perhentian bersama-sama nenek moyangnya, dan ia dikuburkan di kota Daud” (1 Raja-Raja 2:10).

 

Segagah-gagahnya seseorang, sehebat-hebatnya seseorang secantik-cantiknya seseorang, sekaya-kayanya dan seterkenal-kenalnya seseorang pastilah tidak bisa menghindari apa yang namanya maut atau kematian. Daud seorang raja yang kehebatan dan ketenarannya tidak diragukan lagi namun akhirnya harus tidak berdaya dengan yang namanya kematian secara jasmani.  Bukan hanya raja Daud, kitapun tidak bisa tidak harus melewati kematian secara jasmani itu pada waktu yang ditentukan Tuhan.  Kita hanya menunggu “antrian” saja di bumi ini.  Ini terjadi karena Alkitab mancatat “manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, dan sesudah itu dihakimi,”. (Ibr. 9:27). Tidak ada seorangpun yang bisa melawan ketetapan ini. Kita akan pergi meninggalkan dunia ini dengan tangan hampa seperti kita datang ke dunia juga dengan tangan hampa. Tetapi ada dua hal yang harus kita perhatikan dalam hal menghadapi kematian.

Pertama, apa saja yang telah kita lakukan selama hidup di dunia? Daud memberikan contoh yang tepat bagi kita apa yang harus kita lakukan selama hidup di dunia ini seperti yang dikatakannya kepada Salomo. “Lakukanlah kewajibanmu dengan setia terhadap TUHAN, Allahmu, dengan hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya, dan dengan tetap mengikuti segala ketetapan, perintah, peraturan dan Baca selanjutnya »

November 25, 2014   Kategori : Biblical Devotion (Renungan Alkitabiah), Biblical Devotion from 1 Kings  belum ada komentar

Jadilah Panutan !

Artikel oleh:

Paunutan

 “Raja Daud telah tua dan lanjut umurnya, dan biarpun ia diselimuti, badannya tetap dingin.” (1 Raja-raja 1:1)

 

Dari pembacaan Alkitab yang kita renungkan hari ini, kita menemukan bagaimana kondisi hari tua Daud. Ia tidak lagi memiliki kekuatan, bahkan sekalipun tubuhnya ditutup dengan selimut yang tebal pun, termasuk membiarkan orang lain menghangatkan tubuhnya, tubuh Daud tetap dingin (ay. 1-2). Mengapa bagian ini dicatat oleh penulis Kitab Raja-Raja? Apakah ini tidak mempermalukan Raja Daud yang gagah perkasa itu? Tentu saja tidak! Jika Alkitab mencatat peristiwa atau kondisi-kondisi tertentu, yang menurut pemikirkan kita, hal itu “memalukan,” namun justru melalui hal tersebut, Tuhan ingin, kita menyadari dan mengerjakan yang terbaik, agar kita hidup sesuai kehendak-Nya.

Daud dikenal sebagai pahlawan dan raja yang luar biasa hebat dalam sejarah kerajaan Israel. Ia banyak mengalahkan musuh, dan Baca selanjutnya »

November 24, 2014   Kategori : Biblical Devotion (Renungan Alkitabiah), Biblical Devotion from 1 Kings  belum ada komentar

Tuhan Yang Sanggup

Artikel oleh:

Tuhan Yang Sanggup

“Dan sekarang, apakah yang kunanti-nantikan, ya Tuhan? Kepada-Mulah aku berharap” (Mazmur 39 : 8)

 

Saat suatu masalah mendatangi kita, kita tidak boleh melarikan diri dari masalah atau takluk kepada masalah, melainkan kita harus menghadapi dan mengatasi masalah dengan bersandar kepada pertolongan dan kemurahhatian Allah.  Agar kita bisa mengatasi masalah, pertama-tama kita harus memahami sumber masalah yang kita hadapi. Masalah kadang-kadang disebabkan oleh kesalahan kita sendiri, termasuk karena kelalaian atau kekurangdisiplinan. Masalah bisa disebabkan oleh orang lain yang dengan sengaja berlaku jahat terhadap diri kita (Ingatlah bahwa kita hidup dalam dunia yang berdosa). Masalah juga bisa muncul karena usaha Iblis untuk membuat kita jatuh ke dalam dosa. Masalah bisa pula timbul karena Allah hendak membentuk diri kita melalui masalah tersebut.

Dalam pasal 38, Daud mengemukakan berbagai macam masalah yang dia hadapi, baik menyangkut kesehatan tubuh, adanya musuh yang ingin mencelakakan, maupun adanya rasa bersalah. Dalam pasal 39, Daud menggambarkan bahwa dirinya menghadapi masalah yang amat berat, yang membuat dia sudah tidak memiliki semangat hidup (39:5). Dalam menghadapi berbagai masalah di atas, Daud mencari pertolongan dan penyertaan Tuhan. Dia mengakui kemahatahuan Tuhan (38:10). Dia berharap kepada Tuhan (38:16; 39:8). Dia mengaku dosa (38:19). Dia bertekad untuk menjaga diri agar tidak melakukan dosa (39:2). Dia memohon Baca selanjutnya »

November 22, 2014   Kategori : Biblical Devotion (Renungan Alkitabiah), Biblical Devotion from Psalm (Renungan Alkitabiah dari Kitab Mazmur)  belum ada komentar

Rindu Mencari Tuhan

Artikel oleh:

Rindu

“Seperti rusa yang merindukan sungai yang berair, demikianlah jiwaku merindukan Engkau, ya Allah.” (Mazmur 42:2)

 

Pemazmur menyatakan beberapa ungkapan yang menggambarkan betapa berat beban kehidupan yang sedang dia alami. Air mata, ejekan, musuh dan kesendirian, silih berganti menerjang kehidupan sang pemazmur. Dua pertanyaan terlontar, dan pertanyaan tersebut juga sangat mungkin menekan jiwa kita saat menghadapi kehidupan ini.  Pertama, “Di manakah Allahmu?” Bukankah pertanyaan ini juga sering kita dengar saat kita menghadapi jalan buntu kehidupan ini. Bahkan, terkadang pertanyaan ini, tanpa kita sadari, muncul dalam hati kita yang terdalam, mempertanyakan keberadaan Tuhan dalam kehidupan kita.  Kedua, “Mengapa aku, Tuhan?” Pemazmur berkata, “Jiwaku tertekan dalam diriku…”, “Mengapa Engkau melupakan aku?” Seruan yang menunjukkan betapa sedih dan susahnya pengalaman hidup yang dialaminya; seolah-olah, pemazmur bertanya kepada Tuhan, “Mengapa aku yang harus mengalami pengalaman ini?”

Di tengah-tengah pergumulan dan tekanan batin yang demikian kuat, Pemazmur melakukan dua hal yang mengubah Baca selanjutnya »

November 21, 2014   Kategori : Biblical Devotion (Renungan Alkitabiah), Biblical Devotion from Psalm (Renungan Alkitabiah dari Kitab Mazmur)  belum ada komentar