Air Kehidupan

Air

“Barangsiapa minum air ini, ia akan haus lagi, tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal.” (Yohanes 4:13-14)

 

Kisah tentang perempuan Samaria ini sungguh menarik. Ia dapat disebut sebagai wanita petualang cinta yang selalu haus dan mendambakan kepuasan juga kebahagian, sehingga ia selalu berganti-ganti suami. Pada saat bertemu dengan Yesus, wanita ini sedang tidak bersuami, namun hidup dengan laki-laki yang bukan suaminya, seperti kata Yesus, “…engkau sudah mempunyai lima suami dan yang sekarang ada padamu, bukanlah suamimu.” (Yohanes 4:18a). Ini menunjukkan bahwa wanita tersebut mengalami kegersangan dalam hidupnya.

Kepuasan dan kebahagiaan dicari dan dikejar oleh setiap orang yang ada di dunia ini. Berbagai cara ditempuh oleh dunia untuk mendapatkannya karena mereka beranggapan bahwa kebahagiaan itu ada di dalam harga benda dan materi, sehingga banyak orang menjadi kikir dan egois karena sekedar mengumpulkan harta. Di sisi lain banyak orang rela menceburkan diri ke dalam lembah dosa, berpetualangan mencari cinta dan menenggelamkan diri dalam kehidupan hura-hura dunia malam demi mencari kepuasan dan kebahagaiaan hidup. Beruntung wanita Samaria tersebut bertemu dengan Yesus sumber ‘air hidup’ itu, yang bisa memberikan kepuasan sejati. Dengan cara-Nya yang luar biasa, Tuhan Yesus menyatakan siapa diriNya dan menegor kesalahan wanita itu. Dia juga menunjukkan jalan yang benar untuk mendapatkan kebahagian sejati, bukan kepuasan semu seperti yang ditawarkan dunia. Ini adalah kabar baik bagi setiap orang yang mendambakan kebahagian sejati.

Oleh karenanya, berhentilah mencari dan mengejar kepuasan duniawi, tinggalkan kenajisan dan kecemaran! Mari kita datang kepada Tuhan Yesus. Dan jika kita mau meminum ‘air hidup’ yang diberikan olehNya, maka kita tidak akan haus lagi, kita akan dipuaskan dan beroleh kelegaan, bahkan ‘air hidup’ itu akan menjadi mata air di dalam diri kita yang terus menerus memancar.

 

Kebahagiaan dan kepuasan sejati hanya akan kita dapatkan di dalam Yesus “Air Kehidupan”!

 

Artikel oleh: April 12, 2016   Kategori : Biblical Devotion (Renungan Alkitabiah), Biblical Devotion from John (Renungan Alkitabiah dari Injil Yohanes)  Sebarkan 

Tulis Komentar Anda