Saling Mendukung

Saling Mendukung

“Perempuan yang bijak mendirikan rumahnya, tetapi orang bodoh meruntuhkannya dengan tangannya sendiri” (Amsal 14 : 1)

 

Walaupun keutuhkan rumah tangga adalah tugas dan tanggungjawab suami dan istri, tetapi dalam ayat pertama pasal ini terdapat penekanan yang berbeda. Dimana para wanita dianggap bertanggungjawab dalam hal membangun ataupun menghancurkan rumah tangganya. Apa yang perlu dilakukan oleh para wanita atau istri supaya rumah tangganya tetap utuh? Yaitu menjadi wanita yang bijaksana. Ya! Wanita yang bijak akan mampu membangun keluarganya utuh dan bahagia. Bijak dalam berpikir dan bertindak, bijak dalam mengatur keuangan, bijak dalam menghadapi masalah, bijak dalam mendidik anak-anak dan bijak dalam memperlakukan suami dengan baik dan penuh kasih sayang.

Bukanlah wanita yang bijak, jika suami pergi bekerja sedangkan istri ke rumah tetangga dan menggosipkan orang lain. Bukanlah istri yang bijak, jika membiarkan anak-anak-anak cari makan sendiri karena istri tidak mau memasak dirumah. Bukanlah wanita yang bijaksana, jika menyepelekan atau menghina suami karena hanya memiliki gaji yang sedikit dibandingkan dirinya sebagai wanita karier. Bukanlah wanita yang bijak, jika melalaikan tugas-tugas rumah sebagai ibu rumah tangga yang baik karena sibuk dengan arisan ataupun hal-hal lainnya diluar rumah.  Istri yang bijaksana akan berupaya menghadirkan damai dan kasih Tuhan dalam keluarganya. Istri yang bijaksana akan selalu mendoakan suami dan anak-anaknya, sesibuk bagaimanapun dirinya.  Istri yang bijaksana adalah istri yang takut kepada Tuhan. Tetapi wanita atau istri yang melalaikan semua itu adalah bodoh dimata Tuhan, dan dengan kebodohan itulah ia menghancurkan rumah tangganya sendiri.

Bukan berarti ketika kemudian sebuah keluarga mengalami kehancuran, maka kemudian kita mulai menuding istri sebagai penyebabnya dan hanya istrilah yang sepenuhnya bertanggungjawab atas kehancuran itu. Dalam membina mahligai rumah tangga, baik keharmonisannya, kerukunannya dan kelanggengannya, maka peran suami-istri itu sangat menentukan. Suami yang tidak bertanggungjawab, pastilah rumah tangganya akan berantakan.

 

Suami dan istri harus saling mendukung dalam membangun kehidupan keluarga yang diberkati Tuhan.

 

Artikel oleh: March 15, 2016   Kategori : Biblical Devotion (Renungan Alkitabiah), Biblical Devotion from Proverbs (Renungan Alkitabiah dari Kitab Amsal)  Sebarkan 

Tulis Komentar Anda