Jagalah Hati

Jagalah Hati

“Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.”  (Amsal 4:23)

 

Menurut kitab Amsal, masalah itu ditimbulkan dari dalam hati tiap orang. Hati yang dimaksudkan adalah pusat kegiatan berpikir, emosional, intelektual, pusat kegiatan jiwa, pusat kegiatan spiritual, dan sejenisnya.  Hati adalah pusat dari setiap hal yang kita rasakan, karena dari hati kita bisa merasakan suka dan duka, serta dari hati pula bisa timbul segala niat jahat.  Sebelum kejahatan itu dilakukan, sesungguhnya Tuhan selalu mengingatkan kita untuk menjaga hati dari segala amarah, dendam, iri hati dan hal-hal jahat lainnya, agar kita tidak jatuh dalam dosa.  Namun manusia seringkali menuruti hawa nafsunya dan tidak peduli dengan resiko yang akan dihadapinya.

Sesungguhnya, setiap tindakan dan perilaku kita merupakan buah yang tampak dari apa yang ada dalam hati kita. Oleh karena itu, Salomo mengingatkan kita untuk waspada terhadap hal-hal yang mengendalikan hati kita, karena cepat atau lambat apa yang ada di hati kita akan mengendalikan setiap pikiran, tindakan, dan perkataan kita. Hanya ketika hati kita dikendalikan dengan didikan yang baik dan hikmat dari Tuhan, kita akan dimampukan untuk menjalani hidup yang baik dan memuliakan Tuhan.

Dalam kitab Kejadian tertulis : “TUHAN melihat, bahwa kejahatan manusia besar di bumi dan bahwa segala kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata,…” (Kej 6:5). Segala kecenderungan hati manusia membuahkan kejahatan semata-mata. Artinya, segala sesuatu yang lahir dan didorong oleh kecenderungan (hawa nafsu) selalu menghasilkan kejahatan semata-mata.  Kecenderungan hati yang jahat sering mencelakakan orang lain untuk mencapai kepentingan diri sendiri. Kecenderungan hati yang jahat itu mengakibatkan si pelaku terjebak dalam masalah yang melilit kehidupannya. Jadi kita bermasalah, karena kita tidak dapat menguasai kecenderungan hati yang jahat. Oleh karena itu, berdoalah sungguh-sungguh kepada TUHAN, agar Dia menguasai hati kita, sehingga kita tidak melakukan kejahatan yang berakibat buruk bagi kehidupan pribadi dan keluarga kita.

 

Serahkan hati kita kepada Tuhan supaya RohNya yang kudus menguasai hati kita dengan segala kebaikanNya!

 

Artikel oleh: March 3, 2016   Kategori : Biblical Devotion (Renungan Alkitabiah), Biblical Devotion from Proverbs (Renungan Alkitabiah dari Kitab Amsal)  Sebarkan 

Tulis Komentar Anda