Peliharalah Ajaran Tuhan!

Plihara

“Hai anakku, janganlah engkau melupakan ajaranku, dan biarlah hatimu memelihara perintahku” (Amsal 3 : 1)

 

Pada umumnya, menaati Allah dan hidup sesuai dengan kebenaran Firman itu menghasilkan kesehatan yang lebih baik (ay 8), hidup kita lebih lama dan lebih sejahtera. Akan tetapi, prinsip umum ini tidak boleh dianggap sebagai jaminan mutlak tanpa kecuali. Mengapa? Karena kadang-kadang orang percaya pun menderita atau mengalami kesusahan juga. Terkadang, justru orang fasiklah yang sehat dan makmur (Maz 73:3, 12; Yak 5:5). Sekalipun demikian, janganlah kita mau hidup berlaku seperti orang fasik (orang berdosa), karena hukuman Allah atas mereka sudah pasti akan mereka terima.

Sebagai orang Kristen yang cinta Tuhan, apa saja yang perlu kita perhatikan dan tanamkan dalam hati kita?

  • Percayalah kepada Tuhan (ay 5). Kepercayaan adalah dasar bagi hubungan kita dengan Allah. Kepercayaan kita itu haruslah dengan segenap hati bukan saja separuh hati. Sebagai anak-anak Allah, kita harus yakin bahwa Allah mengasihi kita dan  setia memelihara kita, membimbing kita dan memberikan kepada kita kasih karunia-Nya
  • Akuilah Tuhan dalam segala aspek kehidupanmu (ay 6). Dalam semua rencana, keputusan dan tindakan serta sikap kita, hendaknya kita mengakui Allah sebagai Tuhan dan Allah kita; dan kitapun perlu mengakui kehendak-Nya sebagai keinginan tertinggi kita melebihi keinginan diri kita sendiri.
  • Muliakan Tuhan dengan harta kita (ay 9).  Segala sesuatu yang ada pada kita adalah milik Tuhan.  Harta, kekayaan dan segala materi yang ada pada kita, itupun adalah berkat dari Tuhan. Jika kita sungguh-sungguh menyadari akan hal itu, maka kita akan menggunakan berkat Tuhan itu dengan baik dan bijaksana
  • Terimalah didikan Tuhan dengan penuh syukur (ay 11-12). Kadang-kadang Tuhan mengijinkan kita mengalami berbagai kesulitan hidup bukan supaya kita makin jauh dari diri-Nya tetapi supaya kita semakin mengerti rencana-Nya dalam hidup kita. Didikan Tuhan itu didasarkan pada kasih-Nya yang besar pada kita dan bertujuan untuk kebaikan kita (Ibrani 12 : 5-11).

 

Akhir hidup dari orang yang menolak didikan Tuhan adalah penderitaan; tetapi berbahagialah Anda yang menaati-Nya!

 

Artikel oleh: March 2, 2016   Kategori : Biblical Devotion (Renungan Alkitabiah), Biblical Devotion from Proverbs (Renungan Alkitabiah dari Kitab Amsal)  Sebarkan 

Tulis Komentar Anda