Tetaplah Bersabar!

Tetaplah Bersabar

“Maka Yesus menjawab dan berkata kepadanya: “Hai ibu, besar imanmu, maka jadilah kepadamu seperti yang kaukehendaki.”

(Matius 15 : 28)

 

Kunjungan atau kedatangan Yesus ke suatu tempat pada masa pelayananNya ternyata tidak bisa dirahasiakan, karena ke mana pun Yesus pergi, Dia akan selalu menjadi fokus perhatian banyak orang. Demikian juga dengan kedatanganNya ke Tirus dan Sidon itu (Ay 21) diketahui oleh seorang perempuan Kanaan yang mempunyai seorang anak yang sedang kerasukan setan. Perempuan ini adalah seorang Kanaan yang bagi orang Yahudi tidak layak untuk bergaul dengan orang-orang Yahudi. Namun dari kisah ini kita dapat melihat bahwa dia mampu melewati beberapa ujian iman dan mengalami mujizat Tuhan.

Perempuan Kanaan ini datang kepada Yesus dengan harapan yang besar bahwa Yesus akan menolongnya. Namun apa yang diperoleh tidak sesuai dengan harapannya. Yesus tidak menjawabnya sama sekali. Bahkan ketika pada akhirnya Yesus membuka suara namun bukan suatu pernyataan yang diharapkan oleh perempuan ini, karena kalimat yang diucapkan Yesus bernada penolakan (Ay 24). Kembali perempuan ini memperlihatkan sikap yang sangat mengagumkan. Dia tidak putus asa, sebaliknya dia malah semakin mendekat dan menyembah Yesus. Dia lebih merendahkan dirinya dengan pengharapan yang besar. Terkadang kita merasa ditolak Tuhan dan sepertinya Tuhan memalingkan wajah dan tidak memberi pertolongan sama sekali ketika kita sedang dalam tekanan. Namun dalam keadaan seolah-olah Tuhan menolak kita dan semua jalan keluar dari masalah kita sepertinya ditutup, jangan pernah menyerah! Karena dalam keadaan seperti ini, Tuhan sedang menguji kesabaran kita dan kesabaran itu akan membuahkan hasil yang sangat indah.

Ketika perempuan ini semakin mendekati Yesus dan menyembah, Yesus menjawab bahwa tidak patut memberikan makanan anak-anak kepada anjing (Ay 26).  Akan tetapi perempuan ini tetap bertahan dan tidak menyerah, dia membenarkan apa yang dikatakan Yesus, dan semakin merendahkan dirinya di hadapan Yesus. Suatu sikap yang sangat mengagumkan, sehingga Yesus pun memberi pujian. Dan imannya yang besar itulah yang menyembuhkan anaknya seketika itu juga.

Mungkin kita pernah mengalami hal seperti ini, didiamkan, ditolak dan direndahkan, tapi jangan pernah putus asa tetaplah setia dan berharap kepada-Nya.  Tuhan akan memberikan apa yang kita minta jika kita tetap bersabar dan setia kepada-Nya.

 

Tetaplah bersabar dan berharap kepada-Nya, maka kita akan terheran-heran melihat apa yang Tuhan lakukan.

 

Artikel oleh: January 8, 2016   Kategori : Biblical Devotion (Renungan Alkitabiah), Biblical Devotion from Matthew (Renungan Alkitabiah dari Injil Matius)  Sebarkan 

Tulis Komentar Anda