Jangan Tukar Tuhan!

Jangan Tukar Tuhan

“Aku akan menyapu bersih segala-galanya dari atas muka bumi, demikianlah firman Tuhan” (Zefanya 1 : 2)

 

Bacaan hari ini memperlihatkan keadaan yang jauh lebih dahsyat dibandingkan dengan kabut asap di Sumatera dan Kalimantan dan daerah-daerah lain, tsunami di Aceh beberapa tahun lalu, meletusnya gunung Merapi, musibah lumpur Lapindo dan semua fenomena alam yang didengar dan yang kita lihat. Disebutkan bahwa Tuhan akan menyapu bersih manusia dan hewan, burung-burung di udara, bahkan ikan-ikan di laut.  Suatu hukuman yang universal! Namun secara khusus, Tuhan akan menghukum Yehuda (ayat 4).

Mengapa Tuhan menjatuhkan hukuman kepada umat-Nya? Karena umat berpaling dari Allah! Mereka meninggalkan Dia! Ibadah kepada Allah diganti dengan penyembahan kepada ilah atau dewa bangsa-bangsa yang tinggal di sekitar mereka (ayat 4-5). Umat juga mengabaikan taurat Tuhan. Tak heran banyak penyimpangan dalam berbagai aspek kehidupan. Mereka memang telah berbalik dari Allah (ayat 6). Yang semula pikiran dan perilaku mereka sejalan dengan pikiran dan perilaku Allah, tetapi saat itu pikiran dan perilaku mereka bertentangan dengan pikiran dan perilaku Allah.

Meninggalkan Allah, baik secara sadar atau tidak sadar, sering juga dilakukan oleh umat Tuhan masa kini. Dengan berbagai macam alasan. Mungkin bukan untuk menyembah berhala, benda yang dikeramatkan, atau kembali kepada kepercayaan leluhur. Namun bagaimana bila kita meninggalkan Tuhan karena ingin penghidupan yang lebih baik, lebih terhormat, atau ingin menjadi terkenal?  Pahamilah bahwa apa yang kita tuju itu sesungguhnya menjadi berhala yang menjauhkan kita dari Tuhan. Ingatlah bahwa Tuhan membenci berhala dan akan menghukum orang-orang yang menyembah berhala ataupun dosa dan kejahatan lainnya, (Kel. 20:4-5). Hanya dengan menjadikan Tuhan sebagai pusat hidup kita, maka tak akan ada keinginan sedikit pun untuk menukar Tuhan dengan yang lain.

 

Jadikan Tuhan yang terutama dalam hidup kita dan menjadi focus dalam setiap tugas dan pelayanan kita!

 

Artikel oleh: November 26, 2015   Kategori : Biblical Devotion (Renungan Alkitabiah), Biblical Devotion from Zephaniah  Sebarkan 

Tulis Komentar Anda