Sadarlah Sungguh-Sungguh!

Sadarlah

“Dan kamu akan mengetahui bahwa Akulah Tuhan, pada masa Aku, oleh karena nama-Ku, tidak memperlakukan kamu selaras dengan tingkah lakumu yang jahat dan busuk, hai kaum Israel, demikianlah firman Tuhan Allah.” (Yehezkiel 20 : 44)

 

Meskipun kita berulang kali jatuh dalam dosa, Dia tidak memperlakukan kita selaras dengan seluruh pelanggaran yang telah kita perbuat, melainkan Dia tetap mencurahkan anugerah-Nya kepada kita. Respons kita yang sepantasnya adalah mengasihi Dia dan tidak lagi mengulangi perbuatan dosa yang Allah tidak sukai..

Manusia yang berdosa, termasuk kita, cenderung tidak mematuhi perintah Allah. Walaupun umat Israel telah dipilih dari antara segala bangsa untuk menjadi umat Allah, namun dari generasi ke generasi, bangsa Israel menyembah ilah-ilah lain dan tidak hidup sesuai dengan kehendak Allah. Mereka melakukan praktek ibadah yang mendukakan hati Allah.  Sekalipun demikian, Allah memperlakukan umat Israel tidak selaras dengan kejahatan mereka karena Allah itu begitu baik. Allah tidak membiarkan umat-Nya terus-menerus hidup dalam dosa, melainkan Dia memberikan anugerah sehingga umat-Nya tidak terus menerus menyembah ilah-ilah asing (20:32).

Allah berkata tentang masa mendatang saat Dia akan bertindak sebagai Seorang Hakim yang memisahkan umat-Nya yang sejati dengan kaum pemberontak (20:38). Allah juga telah menjanjikan suatu masa saat umat-Nya beribadah kepada Dia dengan sepenuh hati (20:40-44).

Allah tidak pernah berubah. Sampai saat ini pun, Allah begitu baik dan kebaikan-Nya tidak pernah berubah.  Dia memperlakukan kita melampaui segala kejahatan kita. Puncak dari pernyataan kasih dan kebaikan Allah adalah karya salib, karena Kristus telah mati untuk kita saat kita masih dalam keadaan berdosa (Roma 5:8). Allah yang panjang sabar dan berlimpah kasih setia selalu memberikan anugerah-Nya yang terbaik bagi kita semua. Oleh karena itu, pertanyaan yang perlu kita ajukan sekarang adalah, “Apakah respon kita?”.

 

Sadarlah sungguh-sungguh dan lakukanlah segala sesuatu yang benar dan memuliakan nama Tuhan! Jangan lagi hidup dalam perhambaan dosa!

 

Artikel oleh: August 6, 2015   Kategori : Biblical Devotion (Renungan Alkitabiah), Biblical Devotion from Ezekiel (Renungan Alkitabiah dari Kitab Yehezkiel)  Sebarkan 

Tulis Komentar Anda