Oleh Kuat KuasaNya

Oleh Kuat KuasaNya

“Kemudian Kaleb mencoba menenteramkan hati bangsa itu di hadapan Musa, katanya: “Tidak! Kita akan maju dan menduduki negeri itu, sebab kita pasti akan mengalahkannya!” (Bilangan 13 : 30)

 

Kaleb adalah satu dari 12 pengintai yang dikirim oleh Musa untuk mengintai situasi Kanaan.  Diantara 12 pengintai itu, 10 orang memberikan pandangan negatif bernada pesimis. Kaleb dan Yosua sebaliknya. Keduanya optimis dan percaya pada Tuhan. Lihatlah apa katanya. “Tidak! Kita akan maju dan menduduki negeri itu, sebab kita pasti akan mengalahkannya!” (ay 30). Bagaimana Kaleb bisa memiliki pandangan yang berbeda dari mayoritas pengintai lain? Itu karena Kaleb tahu bahwa kekuatan Tuhan ada di atas kekuatan siapapun mahluk di bumi ini. Jika ia meletakkan kekuatannya di dalam Tuhan, dan apa yang ia hadapi sesuai kehendak Tuhan, maka tidak ada satupun alasan yang bisa membuatnya takut untuk gagal. Itu yang Kaleb percaya.

Selanjutnya marilah kita melompat ke depan untuk melihat sosok Kaleb 45 tahun kemudian. Saat itu Kaleb sudah tua. Penggalan kata-kata Kaleb sebagai berikut: “pada waktu ini aku masih sama kuat seperti pada waktu aku disuruh Musa; seperti kekuatanku pada waktu itu demikianlah kekuatanku sekarang untuk berperang dan untuk keluar masuk.” (Yosua 14:11). Dengan sangat jelas Kaleb mengatakan bahwa dirinya masih sekuat 45 tahun yang lalu. Dia masih siap berperang dengan tenaga yang sama seperti dahulu, walau usianya sudah 85 tahun. Dalam diri Kaleb, ternyata hukum alam tidak berlaku. Kaleb ternyata mengalami mukjizat Tuhan dalam dirinya. Mengapa? Karena dia merupakan orang yang selalu meletakkan kekuatannya dan dirinya secara keseluruhan di dalam Tuhan.

Mukjizat adalah keajaiban yang terjadi dari kuasa Tuhan yang mampu melampaui logika dan hukum alam.  Ketika secara logika kekuatan dan ketahanan kita memudar dan semakin berkurang seiring waktu, mukjizat Tuhan mampu melakukan sebaliknya.

Apakah ada diantara kita yang hari ini tengah kehabisan tenaga atau daya akibat terus menerus dihantam berbagai permasalahan hidup? Adakah yang merasa semakin melemah dan hampir menyerah? Jika ada, ini saat yang tepat bagi Anda untuk berbalik mengandalkan Tuhan dan hidup dalam kasih karunia Kristus.

 

Jadilah kuat bukan karena kehebatan kita sendiri, melainkan oleh kasih karunia dalam Yesus Kristus.

 

Artikel oleh: January 25, 2015   Kategori : Biblical Devotion (Renungan Alkitabiah), Biblical Devotion from Number (Renungan Alkitab dari Kitab Bilangan)  Sebarkan 

Tulis Komentar Anda