Kehadiran Tuhan

Kehadiran Tuhan

“Demikianlah selalu terjadi: awan itu menutupi Kemah, dan pada waktu malam kelihatan seperti api” (Bilangan 9 : 16)

 

Bagaimana cara Allah memimpin umat-Nya? Apakah Allah memberikan pengarahan, kemudian Allah membebaskan manusia untuk melaksanakan rencana Allah itu tanpa pengarahan lebih lanjut? Memang, Allah telah memberitahukan maksud-Nya kepada bangsa Israel, yaitu membawa bangsa Israel ke tanah Kanaan yang berlimpah susu dan madu, tetapi rencana Allah tidak diuraikan secara terperinci. Allah meminta bangsa Israel untuk taat mengikuti pimpinan-Nya hari demi hari.  Pimpinan Tuhan dibuktikan melalui tiang awan dan tiang api.  Tiang awan menutupi Kemah Suci di waktu siang dan tiang api di waktu malam. Ini tanda kehadiran Allah di antara umat Israel. Ini tanda penyataan Allah yang memelihara mereka sepanjang hari.

Kehadiran Allah tidak hanya memberikan ketenangan dan kedamaian hati. Lebih dari itu kehadiran-Nya memberikan arah dan tuntunan bagi jalan kehidupan bangsa Israel menuju tanah perjanjian. Kehadiran-Nya mengarahkan dan menentukan segala gerak dan langkah mereka. Bahkan kehadiran-Nya juga mengajukan tuntutan kepada mereka agar mereka menaati apa yang dinyatakan Allah lewat kehadiran-Nya, agar dapat tiba di tanah perjanjian.  Pengalaman indah umat Israel juga merupakan pengalaman umat Kristen masa kini, yaitu Allah hadir dan selalu dekat kita baik siang maupun malam. Tidak ada jaminan yang paling hakiki dalam hidup umat Kristen dalam perjalanan ke tanah “Perjanjian”, selain kehadiran Allah yang nyata dalam hidup kita.

Umat Kristen masa kini memang tidak bisa melihat kehadiran tiang awan dan tiang api sebagai wujud kehadiran dan penyertaan Allah di dalam hidupnya. Penyertaan Allah nyata di dalam Roh Kudus yang dihadirkan Allah dalam kehidupan anak-anak-Nya (Rm 8:14), dan dalam firman-Nya.  Umat Kristen yang dipenuhi Roh Kudus akan tunduk dalam pimpinan Roh Kudus dan terang firman Tuhan. Dalam segala pergumulan hidupnya, ia senantiasa merasakan bimbingan firman dan Roh untuk mengetahui kehendak Tuhan. Hatinya pun senantiasa peka terhadap perintah Tuhan kita Yesus Kristus.

 

Pastikan Anda merasakan kehadiran Allah dalam semua aspek kehidupan Anda.

 

Artikel oleh: January 22, 2015   Kategori : Biblical Devotion (Renungan Alkitabiah), Biblical Devotion from Number (Renungan Alkitab dari Kitab Bilangan)  Sebarkan 

Tulis Komentar Anda