Yesus Jalan Kehidupan

Yesus Jalan Kehidupan

“Kata Yesus kepadanya: “Karena engkau telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya.”  (Yohanes 20 : 29)

Setelah melewati berbagai penderitaan jiwa dan raga, Yesus mengakhiri penderitaan-Nya dengan kematian dan Ia berkata “Sudah selesai”.  Apa maksudnya?  Yesus telah menyelesaikan pekerjaan tugas penyelamatan-Nya bagi dunia. Kalimat yang pendek tetapi punya makna yang sangat dalam. Segala sesuatu yang dituntut oleh hukum Allah telah dikerjakan; segala sesuatu yang dinubuatkan telah digenapi; segala sesuatu yang telah diberikan oleh Bapa untuk dilakukan-Nya telah dikerjakan; segala sesuatu yang perlu bagi keselamatan kita telah diselesaikan-Nya. Penebusan yang berharga telah diberikan; Yesus menang atas kuasa dosa, iblis dan maut.

Wesley Brill dalam bukunya menuliskan beberapa bukti dari kebangkitan Yesus Kristus, yaitu:

Kuburan terbuka; bukan oleh prajurit dan bukan oleh orang-orang lain, sebab kubur itu dijaga ketat oleh prajurit. Lagi pula, kubur itu dimeteraikan dengan meterai pemerintah Romawi dan tidak ada orang yang berani membukanya. Siapakah yang menggulingkan batu yang amat berat dari kubur itu. Tentu saja hal itu terjadi oleh campur tangan kuasa Ilahi.

Letak kain kapan dan kain peluh. Seandainya tubuh Yesus dicuri, tentu dibawa dengan kain kapannya. Kain kapan tidak di buka dan masih rapi, tidak dipindahkan dari tempatnya, hanya kempis, menyatakan bahwa Yesus menerobos kain kapan itu dengan tanpa membukanya.  Barclay menuliskan, “seolah-olah tubuh Yesus hanya menguap dan menghilang lepas dari kain-kain itu”. Ketika Yohanes melihat itu, ia percaya Yesus telah bangkit.

Yesus menampakan diri-Nya kepada Maria Magdalena, Petrus, kesebelas rasul-Nya, lima ratus orang di Galilea dan masih banyak lagi. Mungkinkah semua orang itu berdusta? Apalagi mereka tidak menyangka bahwa Yesus akan bangkit, dan mula-mula mereka tidak percaya akan kesaksian orang yang sudah melihat Yesus.

Gempa bumi yang membuka kubur-kubur dan beberapa orang kudus yang telah meninggal bangkit dan keluar dari kubur serta menampakkan diri kepada banyak orang di Yerusalem (Mat 27:51-53).

Bukti yang kuat adalah perubahan dalam pemikiran dan kelakuan murid-murid-Nya.  Mula-mula mereka tidak menyangka Yesus akan bangkit, mereka takut kepada orang Yahudi, tetapi pada hari Pentakosta mereka menjadi berani memberitakan bahwa Yesus telah bangkit dari antara orang mati. Hanya kebangkitan Yesus yang telah mengubah hati dan pikiran murid-murid-Nya untuk berani bersaksi dan memuliakan nama Yesus.

 

Kebangkitan Kristus adalah kemenangan bagi kita; kuasa iblis kalah dan kitapun menang dari segala belenggu dosa dan kutuk

Artikel oleh: October 23, 2014   Kategori : Biblical Devotion (Renungan Alkitabiah), Biblical Devotion from John (Renungan Alkitabiah dari Injil Yohanes)  Sebarkan 

Tulis Komentar Anda