Dalam Kehendak Allah

Taatilah Tuhan Sepenuhnya

“Telah cukup lamanya kamu berjalan keliling pegunungan ini, beloklah sekarang ke utara”  (Ulangan 2:3).

 

Kalau kita diajak tur keliling Eropa pastilah menyenangkan. Asal ada uang, tur ke mana saja di belahan bumi ini mungkin saja terjadi. Tetapi bangsa Israel tur keliling padang gurun yang sebenarnya membosankan dan melelahkan, namun anehnya mereka senang melakukannya. Padahal Tuhan tidak pernah memerintahkan mereka untuk berkeliling di padang gurun saja. Tujuan sebenarnya adalah Kanaan! Dengan kata lain perjalanan mereka berkeliling padang gurun bukanlah kehendak Allah.  Kadang kita berlaku seperti orang Israel—berkeliling dipadang gurun tanpa tujuan yang pasti. Kita semua mempunyai tujuan. Allah menetapkan kita untuk tinggal di bumi ini untuk melakukan firman Allah. Dan kita sengaja berkeliling di dunia ini tanpa memperhatikan apakah Anda berada dalam pusat kehendak Allah ataukah bukan.

Tahun ini kita harus keluar dari padang gurun. Tuhan memerintahkan kita untuk pergi ke Kanaan—tempat kehendak Allah berada. Sudah berapa lama waktu yang kita habiskan untuk kesenangan kita  sendiri.  Kita terbuai dengan kesenangan duniawi yang sebenarnya hanya mencelakakan saja. Dan kita menjadi seperti seorang pengelana yang menyukai padang gurun.  Paulus berkata, “Tidak tahukah kamu, bahwa dalam gelanggang pertandingan semua peserta turut berlari, tetapi bahwa hanya satu orang saja yang mendapat hadiah?  Karena itu larilah begitu rupa, sehingga kamu memperolehnya! Tiap-tiap orang yang turut mengambil bagian dalam pertandingan, menguasai dirinya dalam segala hal. Mereka berbuat demikian untuk memperoleh suatu mahkota yang fana, tetapi kita untuk memperoleh suatu mahkota yang abadi. Sebab itu aku tidak berlari tanpa tujuan dan aku  bukan petinju yang sembarangan saja memukul” (1 Korintus 9:24-26).

Lihatlah, Paulus yang memberikan nasihat supaya kita hidup dan mengarahkan hidup ini kepada kehendak Allah.  Kita tidak dapat menentukan umur kita. Semuanya akan menghadap Allah. Tetapi apakah Anda harus menghadap Allah dalam keadaan sedang pusing tujuh keliling berkeliling di padang gurun?  Apakah jawaban Anda bila Allah bertanya kepada Anda, apakah yang telah Anda lakukan selama di bumi ini?  Kita harus sadar bahwa kita dipanggil bukan untuk berkeliling di padang gurun; namun untuk menggenapi rencana Tuhan di bumi ini.

 

Keluarlah dari padang gurun dan tataplah Kanaan, tempat kehendak Allah berada!

 

Artikel oleh: August 19, 2014   Kategori : Biblical Devotion (Renungan Alkitabiah), Biblical Devotion from Deuteronomy (Renungan Alkitabiah dari Kitab Ulangan)  Sebarkan 

Tulis Komentar Anda