Dahulukan Tuhan

Dahulukan Tuhan

“Tetapi Yesus berkata: “Biarkanlah dia. Mengapa kamu menyusahkan dia? Ia telah melakukan suatu perbuatan yang baik pada-Ku”.(Markus 14 : 6)

 

Kemiskinan masyarakat pada saat itu tidak menjadi penghalang bagi seorang perempuan yang membawa buli-buli pualam berisi minyak Narwastu murni yang curahkannya keatas kepala Yesus. Perempuan itu yang bernama Maria (Yoh. 12:3) merupakan masyarakat biasa; dia bukan dari kalangan bangsawan telah menunjukkan sesuatu hal yang bertentangan dengan keadaan pada saat itu, jika dipandang dari sisi rasionalitas.  Sekalipun tindakan tersebut telah menjadi pertentangan dari seseorang yang gusar dengan tindakan perempuan itu. Dia berkata hal itu adalah pemborosan dan bahkan memarahi perempuan itu.  Tindakan perempuan itu menjadi sesuatu yang luar biasa dari sisi iman, ia menunjukkan dan menyatakan imannya, ia percaya bahwa Yesus adalah yang lebih berharga daripada minyak Narwastu itu. Maka sebagai orang-orang percaya, kita diingatkan untuk selalu memberikan yang terbaik bagi Tuhan seperti yang dilakukan oleh perempuan itu.

Dalam ayat 6, Yesus menyatakan bahwa yang dilakukan oleh perempuan itu itu adalah perbuatan baik padaNya. Perbuatan itu tidak boleh dilarang-larang oleh siapapun termasuk oleh murid-muridNya sendiri. Bahkan Yesus menambahi “Karena orang-orang miskin selalu ada padamu, dan kamu dapat menolong mereka, bilamana kamu menghendakinya, tetapi Aku tidak akan selalu bersama-sama kamu”. Yesus mengajarkan kepada murid-muridNya agar tahu mendahulukan yang prioritas, orang miskin dapat ditolong dikemudian hari, namun Yesus mengetahui waktunya akan segera tiba dan tidak akan bersama-sama dengan mereka lagi, sebab Dia akan menuju puncak Tiang Salib.

Tindakan perempuan itu berada dalam rencana Allah, perempuan itu telah melakukan apa yang dapat dilakukannya bagi Yesus.   Melalui perikop ini, Yesus mengajak umat manusia untuk senantiasa mendahulukan Tuhan, mengingat Tuhan Yesus dengan melakukan hal baik dengan segenap kemampuan kita seturut kehendakNya.  Dengan lebih mendahulukan Tuhan Yesus Kristus, maka kita akan dimampukan untuk melakukan hal-hal baik lainnya.

 

Mulai sekarang, yakinkan hati kita untuk senantiasa  mendahulukan Tuhan yang begitu mengasihi hidup kita.

Artikel oleh: August 7, 2014   Kategori : Biblical Devotion (Renungan Alkitabiah), Biblical Devotion from Mark (Renungan Alkitab dari Kitab Markus)  Sebarkan 

Tulis Komentar Anda