Janganlah Takut!

Jangan Takut

“Lalu Ia berkata kepada mereka: “Mengapa kamu begitu takut? Mengapa kamu tidak percaya?” (Markus 4 : 40)

 

Apakah yang sesungguhnya membuat para murid ketakutan dalam Markus 4 : 35—41 : Tuhan Yesus atau angin ribut? Jawabannya adalah Tuhan Yesus. Mengapa demikian?

Pertama, mereka belum pernah menyaksikan ada orang yang bisa menaklukkan badai dan topan dahsyat dengan perkataan saja. Sebagai nelayan, mereka telah terbiasa dengan fenomena alam, walaupun benar bahwa apa yang mereka alami saat itu sangat dahsyat. Oleh karena itu, ketika melihat bahwa Tuhan Yesus sanggup menundukkan angin ribut, mereka sangat kagum.

Kedua, mereka belum sampai pada pemahaman bahwa Tuhan Yesus sebagai Pencipta semesta alam ini memiliki kedaulatan atas segala sesuatu, sehingga tidak sulit bagi-Nya untuk mengendalikan topan yang dahsyat.

Ketiga, mereka hanya memperhatikan yang kelihatan, yaitu Tuhan Yesus yang tertidur dan membiarkan mereka, padahal Tuhan Yesus menekankan bahwa kehadiran-Nya pasti menjamin keamanan dan keselamatan (rohani dan jasmani) mereka. Sungguh, murid-murid belum sampai pada pengenalan yang benar akan Tuhan dan kuasa-Nya sebagai Pencipta alam semesta.

Mungkinkah Tuhan Yesus akan mengatakan hal yang sama kepada kita, “Mengapa kamu begitu takut? Mengapa kamu tidak percaya?”   Krisis ekonomi, kesulitan hidup, masalah keluarga, dan lain-lain adalah topan badai kehidupan yang telah dan akan terus melanda diri kita. Sekalipun demikian, percayalah kepada Tuhan sepenuhnya dan janganlah takut menghadapi semua hal itu. Berdoalah memohon pertolongan-Nya atas masalah kita. Ingatlah bahwa Tuhan Yesus beserta kita senantiasa, dari dulu, sekarang sampai selamanya.

 

Tuhan sanggup mengatasi semua permasalahan hidup kita. Jangan pernah merasa ragu!

 

Artikel oleh: July 19, 2014   Kategori : Biblical Devotion (Renungan Alkitabiah), Biblical Devotion from Mark (Renungan Alkitab dari Kitab Markus)  Sebarkan 

Tulis Komentar Anda