Berani Karena Kebenaran

Berani Karena Kebenaran

“Di hadapan Allah kutegaskan: apa yang kutuliskan kepadamu ini benar, aku tidak berdusta”. (Galatia 1:20)

 

Dengan membaca perikop sebelumnya, maka akan nampak apa yang dilakukan Paulus ketika tangan Allah menangkapnya di jalan menuju Damsyik itu.

  • Ia pergi ke tanah Arab.  Kemungkinan bahwa ia pergi untuk me-nyendiri dengan dua maksud. Pertama, untuk merenungkan peristiwa dahsyat yang telah menimpa dirinya.  Kedua, sebelum ia berbicara kepada manusia, ia harus terlebih dahulu berbicara dengan Allah.
  • Ia kembali ke Damsyik.  Tindakan ini sungguh penuh keberanian.  Seisi Damsyik tentu tahu bahwa Paulus dahulu datang ke Damsyik hendak membinasakan jemaat Allah disitu. Dan dalam perjalanannya itulah Paulus ditangkap oleh tangan Allah.  Sekarang ia kembali ke Damsyik justru untuk memberitakan kesaksian kepada semua orang yang dahulu mengenal dirinya.
  • Ia pergi ke Yerusalem.  Bagaimana mungkin?  Kaum Yahudi, mantan teman-temannya, tentunya telah siap untuk membunuhnya karena bagi mereka Paulus adalah seorang pengkhianat dan pemurtad.  Pada pihak lain, orang-orang percaya yang pernah menjadi sasaran tindakannya di waktu-waktu yang lalu tentu akan memboikotnya, karena mereka tentu tak mudah percaya akan perubahan hidup yang telah terjadi dalam diri Paulus.  Tetapi dengan penuh keberanian Paulus menghadapi masa lalunya, tentunya karena kuat kuasa Roh Kudus yang memampukan di-rinya.  Kita pun tidak akan pernah dapat meninggalkan masa lalu kita begitu saja.  Melarikan diri dari masa lalu adalah suatu tanda pengecut dan kemustahilan. Jalan satu-satunya ialah kita harus berani menghadapi dan menaklukkannya dan setelah itu melupakannya.  Jika tidak, maka masa lalu itu akan terus mengintimidasi kita sehingga kita tidak pernah bertumbuh, maju dan berkembang.

 

Anda harus menjadi orang Kristen pemberani, yaitu : berani demi kebenaran Injil dan tetap mengibarkan imanmu sekalipun dalam situasi yang sulit.

 

Artikel oleh: May 1, 2014   Kategori : Biblical Devotion (Renungan Alkitabiah), Biblical Devotion from Galatians (Renungan Alkitab dari Kitab Galatia)  Sebarkan 

Tulis Komentar Anda