Buktikan Kasihmu!

Buktikan Kasihmu!

“Dari Paulus, seorang rasul, bukan karena manusia, juga bukan oleh seorang manusia, melainkan oleh Yesus Kristus dan Allah, Bapa, yang telah membangkitkan Dia dari antara orang mati“ (Galatia 1 : 1)

 

Dalam suratnya, Paulus menambahkan beberapa hal yang dianggapnya penting untuk disampaikan dalam salam pembukaannya itu, yaitu tentang kerasulannya dan karya keselamatan dalam diri Yesus Kristus.  Mengapa Paulus memberi penekanan tentang kerasulannya?

Pada masa itu, terdapat sekelompok orang yang sangat menentang kerasulan Paulus dan banyak orang mengatakan bahwa dirinya bukanlah seorang rasul Tuhan.  Memang untuk disebut sebagai rasul maka seseorang harus memenuhi beberapa persyaratan, diantaranya adalah ia pernah melayani bersama Yesus semasa hidup-Nya, dipilih langsung oleh Tuhan dan menjadi saksi hidup dari kebangkitan-Nya.  Persyaratan itu jelas tidaklah dapat dipenuhi oleh Paulus. Ditambah lagi belum lama berselang, ia pernah menjadi penganiaya ulung jemaat Tuhan.  Tetapi, dengan penuh keyakinan ia mengatakan bahwa kerasulannya tidak bersumber pada usaha manusia tetapi ia menerima panggilan itu langsung dari Tuhan.  Orang lain yang telah menjadi rasul mungkin saja memenuhi kwalifikasi sebagai seorang rasul, tetapi ia sendiri memiliki kwalifikasi yang unik, dimana ia telah bertemu langsung dengan Tuhan dan dipanggil-Nya ketika ia bertemu muka dengan muka diperjalanan menuju Damsyik.  Itulah yang memberi keyakinan dan keberanian penuh pada dirinya untuk tidak goyah dengan berbagai tantangan yang dihadapinya.

Tentunya, seperti juga Paulus yang menghadapi berbagai tekanan dan hambatan; ia dihina dan dilecehkan orang, maka untuk sekarang ini pun tantang-tantangan itu tidak pernah padam dan akan terus menjadi “makanan” sehari-hari bagi kita anak-anak Tuhan atau para pengikut Kristus.  Apakah dengan tantangan-tantangan itu kemudian kita menjadi patah semangat atau mulai mengundurkan diri dari aktivitas kita sebagai wakil Allah untuk meneruskan misi-Nya bagi dunia?  Kita bisa saja dilecehkan,  dihina, ataupun dikucilkan. Tetapi untuk membuktikan kasih kita kepada Tuhan, maka satu langkah iman yang pasti adalah kita harus tetap berdiri teguh dan tidak tergoyahkan dengan apapun juga.

 

Pastikan Anda tetap semangat dan antusias mengikut Yesus sekalipun Anda harus masuk dalam dapur pengujian. Disitulah kasihmu dibuktikan!

 

Artikel oleh: April 28, 2014   Kategori : Biblical Devotion (Renungan Alkitabiah), Biblical Devotion from Galatians (Renungan Alkitab dari Kitab Galatia)  Sebarkan 

Tulis Komentar Anda