Taati FirmanNya

Taati Firman-Nya

 “Ia pulang dan memberitahukan kepada ayahnya dan ibunya: “Di Timna aku melihat seorang gadis Filistin. Tolong, ambillah dia menjadi isteriku.” (Hakim-Hakim 14 : 2)

 

           Sekalipun Simson seorang nazir Tuhan, yang telah dipilihNya sebelum kelahirannya, namun ia tidak taat pada firman Tuhan. Simson tidak menaati firman Tuhan dalam 3 hal:

Pertama, dalam hal pernikahan.  Orang Israel dilarang unuk menikahi orang lain di luar bangsa Israel sendiri, agar mereka tidak terpengaruh oleh gaya hidup bangsa-bangsa kafir tersebut (Ul 7:3-4). Akan tetapi, kendati Simson seorang hakim Israel dan seorang pemimpin, larangan ini tidak diindahkannya. Ketika ia melihat seorang perempuan Filistin di Timna, ia ingin menikahinya. Walaupun telah diingatkan oleh orang tuanya agar memilih pasangan dari bangsa Israel sendiri yang menyembah Tuhan, namun Simson tetap berkeras hati untuk menikahi perempuan Filistin tersebut. Karena itu orang tuanya pun menurutinya.  Banyak orang Kristen yang meninggalkan imannya kepada Tuhan Yesus hanya karena menikah dengan orang yang tidak seiman. Selain itu, banyak juga orang percaya yang menikahi orang yang tidak seiman tanpa meninggalkan Tuhan Yesus; mereka beda keyakinan dalam pernikahan. Namun, pernikahan beda keyakinan tetap saja bentuk ketidaktaatan kepada Tuhan, dan rentan menimbulkan persoalan di kemudian hari.

Kedua, dalam hal makanan haram. Ketidaktaatan Simson lainnya adalah ketika ia mengeruk madu dari bangkai singa yang mati dibunuhnya. Ia makan madu itu dan memberikannya kepada orang tuanya, tetapi tidak memberitahukan mereka dari mana asal madu tersebut. Padahal, Tuhan melarang orang Israel menyentuh bangkai binatang atau memakan makanan yang tersentuh oleh bangkai (Im 11:27-40).

Ketiga, dalam hal meminum anggur. Simson tidak menaati hukum kenazirannya ketika ia meminum anggur di pesta pernikahannya dengan perempuan Filistin. Dalam bahasa Ibrani, istilah “perjamuan” yang dipakai dalam Hak 14:10 adalah mishteh, yang artinya pesta dengan minuman anggur. Sebagai seorang nazir Tuhan, Simson seharusnya tidak boleh meminum anggur, sebagaimana diperintahkan Tuhan di dalam Bilangan 6:1-4.

Kita harus menghormati Tuhan dan menghargai status kita sebagai orang-orang kudus yang dikhususkan bagiNya, dengan cara menaati firmanNya.

 

Hendaklah kita menjadi orang yang taat kepada firman-Nya!

 

Artikel oleh: April 21, 2014   Kategori : Biblical Devotion (Renungan Alkitabiah), Biblical Devotion from Judges (Renungan Alkitab dari Kitab Hakim-Hakim)  Sebarkan 

Tulis Komentar Anda