Hormatilah Istrimu!

“Demikian juga kamu, hai suami-suami, hiduplah bijaksana dengan isterimu, sebagai kaum yang lebih lemah! Hormatilah mereka sebagai teman pewaris dari kasih karunia, yaitu kehidupan, supaya doamu jangan terhalang.” (1 Petrus 3 : 7)

 Hormatilah Istrimu !

           Ada seorang istri yang bertahun-tahun dilecehkan oleh suaminya. Ia sering dikatakan bodoh, dihina, dan tidak mendapat perlakuan pantas dari pasangannya. Tidak jarang pula ia mengalami kekerasan dalam rumah tangga dan berbagai perlakuan kasar lain seperti dibentak misalnya.  Inilah sebagai satu contoh dari keadaan yang dialami oleh banyak wanita lain yang senasib. Ada banyak pria yang menjadikan wanita hanya sebagai sebuah komoditas saja, yang seperti membeli pasangan lewat pernikahan. Namanya sudah membeli, ya bisa sesuka hati.  Maka banyak pria berlaku buruk terhadap istrinya. Salah sedikit dimarahi, jika berbicara dianggap mengganggu, dinomor-duakan bahkan direndahkan di depan orang lain.

Ingatlah bahwa doa pun bisa terhalang apabila para suami tidak menghormati istrinya.  Suami harus berkomitmen untuk hidup bijaksana dengan istrinya. Suami harus menghormati istri bukan hanya sebagai pendamping atau pasangan saja tetapi juga sebagai teman pewaris dari kasih karunia Tuhan berupa kehidupan. Jika kita menyadari ayat ini, kita tentu tahu bahwa perlakuan terhadap istri merupakan sesuatu yang penting yang harus kita jaga dengan benar. Jika tidak, jangan berharap Tuhan mau menjawab apapun isi dari doa kita.

Seperti apa sebenarnya posisi istri itu? Kita bisa melihat tentang hal ini dalam kitab Kejadian 2 : 18.  Tuhan membentuk wanita dengan dasar alasan untuk memberikan seorang penolong, yang sepadan.  Bukan tanpa tujuan dan bukanlah sebagai sosok yang lebih rendah statusnya dibanding pria. Itulah ide awal dari penciptaan wanita, yang secara istimewa justru dibuat dengan mengambil tulang rusuk pria. (ay 21). Seorang wanita diciptakan secara spesial bukan untuk direndahkan, bukan untuk diremehkan. Wanita tidak ditempatkan lebih rendah dibawah pria, tidak pula hanya sebagai pelengkap penderita, namun wanita tercipta untuk dikasihi dan dihormati!

 

Jika Anda menghormati seseorang, Anda tidak akan berlaku kasar terhadapnya, namun tentu akan menghargainya.

 

Artikel oleh: October 26, 2013   Kategori : Biblical Devotion (Renungan Alkitabiah), Biblical Devotion from Peter (Renungan Alkitab dari Surat Petrus)  Sebarkan 

Tulis Komentar Anda