Berdoalah Kepada Tuhan!

Bacaan Alkitab: Mazmur 140 – 141

“Ya Tuhan, aku berseru kepada-Mu, datanglah segera kepadaku, beri telinga kepada suaraku, waktu aku berseru kepada-Mu!” (Mazmur 141 : 1)

Ada beberapa macam permohonan doa yang perlu disampaikan oleh orang percaya kepada Tuhan dalam doa-doanya.

Berdoa kepada Tuhan supaya Dia meluputkan kita dari orang-orang yang jahat di sekeliling kita. Pemazmur yang dikelilingi oleh para pendusta dan penjahat mengetahui cara yang ampuh untuk terlepas dari orang-orang itu, yaitu dengan menaikkan doa kepada Tuhan untuk meminta pembelaan dan perlindungan-Nya. Kita sekarang ini hidup dalam zaman yang semakin jahat. Manusiapun bertambah jahat.  Dengan demikian, tidak ada jalan lain bagi kita untuk berlindung selain datang kepada Tuhan. Bagaiman caranya? Yaitu dengan senantiasa menaikkan doa yang sungguh-sungguh kepada Tuhan supaya hidup dalam perlindungan-Nya.

Kita harus memohon kepada Tuhan supaya Dia membebaskan kita dari si jahat atau iblis. Sejak zaman dahulu sampai sekarang ini, bukan saja manusia jahat yang merajalela dalam dunia ini tetapi lebih dari pada itu kita diperhadapkan kepada “biang”nya kejahatan, yaitu iblis.  Yohanes 10 :10 berkata, “Pencuri ( yaitu iblis) datang hanya untuk mencuri, membunuh dan membinasakan”. Tidak ada satupun hal yang baik ataupun niat yang baik yang dilakukan oleh iblis dalam dunia ini maupun dalam hidup kita.  Misinya adalah mencobai kita, menyesatkan kita, memecah-belah komunitas kita sebagai orang percaya dan menaburkan hal-hal buruk lainnya, supaya kita binasa selama-lamanya. Maka, orang percaya harus menggunakan selengkap senjata Allah untuk masuk dalam peperangan rohani (Efesus 6).

Berdoa kepada Tuhan supaya kita tidak terjebak dalam kebiasaan berdosa, (141:4). Sebagian kalimat dari doa Tuhan Yesus yang diajarkan-Nya berbunyi, “Janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat” (Mat 6:13).  Kalimat yang pertama berhubungan dengan suatu permohonan supaya kita tidak jatuh dalam dosa, sedangkan kalimat berikutnya berhubungan dengan doa untuk terlepas dari si jahat atau iblis.  Harus diakui bahwa kecenderungan manusia adalah melakukan dosa dan kejahatan, maka cara yang mematahkan kebiasaan berdosa adalah dengan doa sungguh-sungguh!

Orang yang berdoa, diberi-Nya kekuatan dalam cobaan;
orang yang tidak berdoa, pasti kalah menghadapi cobaan.

Artikel oleh: November 30, 2012   Kategori : Biblical Devotion from Psalm (Renungan Alkitabiah dari Kitab Mazmur)  Sebarkan 

Tulis Komentar Anda