Angelic Being

Arti kata ini sederhana saja ‘mahluk malaikat’ atau ‘mahluk gaib atau ilahi’. Salah satu impian orang atau aspirasi orang tentang pentingnya memiliki “angelic being” dalam masyarakat sudah di-film kan berkali-kali karena selalu mengandung harapan bahwa mahluk sejenis tersebut adalah mereka yang menolong, menyelamatkan, melindungi, dan melepaskan. Anda mungkin ingat apa yang dikatakan Alkitab bahwa  Malaikat TUHAN berkemah di sekeliling orang-orang yang takut akan Dia, lalu meluputkan mereka (Maz. 34:8). Bukan hanya itu, malaikat-malaikat-Nya diperintahkan-Nya untuk menjaga kita di sepanjang jalan hidup kita (Maz. 91:11).

Ide yang muncul dari keinginan merasakan dan memiliki sosok ‘malaikat’ adalah adanya seseorang yang selalu berada di samping dan menjadi kawan, penasehat, penjaga, dan pelindung yang tidak kelihatan. Dalam kenyataannya, Allah mengutus malaikat-malaikatnya pada waktu-waktu tertentu. Memang, kita butuh ‘seseorang’ yang lebih kuat dari kita untuk memastikan bahwa ‘segala sesuatu akan berjalan dengan baik!’. Itulah sebabnya namanya menjadi populer sebagai ‘guardians’, malaikat datang dengan sebuah tugas khusus dari Allah.

Bisakah anda memperhitungkan ‘kerugian’ pada pihak seorang malaikat yang menjaga anda pada waktu-waktu tertentu, hanya anda yang dikhususkannya? Bayangan saya, ia pasti tidak boleh mengerjakan yang lain kecuali menjaga kita, menjadi penasehat bagi nurani dan kata hati kita, menghubungkan kita dengan realitas ilahi dan sorgawi terutama dengan Allah, memberikan perlindungan menurut rancangan dan kehendak Allah. Bayangkan saja, seorang yang tidak punya keinginan lain kecuali membawa sebanyak-banyaknya kebaikan bagi diri anda. Diutus Allah hanya untuk kepentingan anda. Mungkin hanya malaikat Allah yang mampu benar-benar menggabungkan antara perintah ilahi untuk menjadi penjaga anda dan menaatinya dengan potensi diri sebagai mahluk ilahi dengan kemampuan di atas manusia yang memberinya peluang untuk berbuat sesuatu di luar kehendak Allah.

Jika ada seseorang, yang berani meluangkan waktunya untuk orang lain, menujukan seluruh perhatiannya untuk membawa kebaikan tertinggi bagi orang itu, mendoakan dan membimbing orang itu sesering mungkin, tanpa berpretensi ia akan mendapat kentungan apapun dari orang yang dilayaninya, hanya menjalankan perintah Allah … apa bedanya dengan seorang malaikat? Ia adalah malaikat bagi sesamanya. Anda menyingkirkan agenda anda, hobby anda, peluang bisnis anda, kesibukkan anda, ‘uang’ anda, lalu mulai berkonsentrasi membimbing seseorang … you are an angel of the Lord!

Tahukah anda, pelayanan ‘memuridkan’ orang lain yang amat menyita waktu – dengan cara mendampinginya sampai orang itu dapat meniru ketaatan anda kepada Allah, sampai orang itu dapat memiliki hati yang sama terhadap Allah seperti yang anda miliki, atau sampai ia peduli agar ada orang lain yang akan mengikutinya juga adalah pelayanan yang membuat anda bagaikan menjadi ‘seorang malaikat’ Allah?

Tahukah anda setiap mahluk yang membantu mahluk lainnya adalah an angel of the Lord?

Artikel oleh: August 20, 2010   Kategori : Artikel  Sebarkan 

Tulis Komentar Anda