Menghadapi Orang-Orang yang Sulit

a-191

Kej. 13:10

· Setiap hari kita berhadapan dengan berbagai jenis orang – di antaranya orang-orang sulit. Kita adalah salah satu dari orang sulit itu bagi orang lain. Tetapi, umumnya orang-orang sulit adalah mereka  yang melakukan sesuatu dari sisi negatif pribadi mereka.

o Suka menyerang orang di depan umum

o Selalu mempermasalahkan detail/kritik tajam

o Selalu meragukan suatu pemikiran baru

· Abraham membawa keponakannya, Lot, ia bukan orang yang mudah. Abraham tidak menduga sebelumnya bahwa Lot akan memilih yang terbaik bagi dirinya sendiri. Sebagai paman ia berhak memilih lebih dulu, tapi ia mengalah.

· Abraham harus berperang merebut kembali keponakannya, walaupun ia punya kesempatan untuk membiarkan

· Apa yang anda akan lakukan jika orang yang menyebalkan anda berada dalam kesulitan?

· Amsal  24:17-18 Jangan bersukacita kalau musuhmu jatuh, jangan hatimu beria-ria kalau ia terperosok,  supaya TUHAN tidak melihatnya dan menganggapnya jahat, lalu memalingkan murkanya dari pada orang itu

· Apakah tokoh Alkitab selalu berhasil mengatasi orang sulit? Tidak juga! Paulus dan Barnabas berpisah, Paulus dan Petrus berselisih pendapat

· Bagaimana kita berespon pada sikap orang sebenarnya ditentukan oleh kekuatan kita dalam mengendalikan diri. Istilahnya, tetap berada dipusat diri anda.

Saat berhadapan dengan orang-orang sulit:

1. Jangan masukkan dalam hati anda apa yang mereka lakukan.

Matius 5:44 … Ams. 12:6 … Roma 12:21 “Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan!”

Kebanyakan mereka bertingkah laku menyulitkan hanya karena kebiasaan dan sikap-sikap mereka tidak ditujukan kearah anda sendiri. Mereka melukai banyak orang dengan cara mereka, tapi anda bukan target khusus mereka. Jangan masukkan ke hati anda, jangan terpancing untuk tersinggung oleh ulang mereka.

Orang yang suka menyerang orang lain secara agresif selalu mengharapkan orang lain untuk menyerah kepada mereka atau bertengkar dengan mereka. Tetap kalem dan terkendali adalah response terbaik yang anda bisa berikan kepada mereka yang menyulitkan anda. Mereka biasanya tidak menyangka reaksi yang sedemikian.

2. Jangan bertengkar dengan mereka.

Bertengkar melawan mereka mungkin hanya memperumit masalah dan dapat memicu perdebatan yang lebih besar. Jangan habiskan energi anda untk menyelesaikan sesuatu yang anda tahu hanya berguna baginya sebagai ‘pelajaran’. Sebab ia tidak akan ‘berubah’ dengan usaha anda. Anda hanya menambah persoalan dengan bertengkar melawan mereka, Ams. 12:23

Lebih baik anda membiarkan lawan bicara anda berbicara dan menyelesaikan percakapannya, tariklah nafas anda, sebut namanya, dan beberkan pikiran dan pendapat anda. Itulah pendekatan yang efektif.

3. Jangan mencari kemenangan dalam bertengkar dengan mereka.

Jangan berdebat dengan pikiran ingin menang dan untuk membuktikan bahwa pihak lainnya yang bersalah. Sebab sekalipun anda dapat membuktikan mereka yang salah, tetap saja anda tidak akan dapat mengubah kelakuan mereka di masa depan. Dari pada bertengkar dan berharap menang, lebih baik mencari solusi yang dapat diterima oleh kebanyakan orang.

(nn/bs)

Artikel oleh: September 18, 2009  Tags:   Kategori : Artikel  Sebarkan 

Tulis Komentar Anda